400 Warga Malaysia Ditangkap karena Langgar Aturan Lockdown

400 Warga Malaysia Ditangkap karena Langgar Aturan Lockdown
DUNIA | 29 Maret 2020 16:43 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Lebih dari 400 warga Malaysia ditangkap dalam dua hari terakhir karena melanggar Perintah Kawalan Pergerakan Malaysia 2020 (MC0) atau karantina wilayah. Aturan ini sebelumnya sudah mengharuskan sekolah dan bisnis ditutup dan hanya membolehkan orang keluar rumah untuk membeli kebutuhan rumah tangga seperti makanan dan obat-obatan.

Menteri Pertahanan Ismail Sabri Yaakob mengatakan sekitar 97 persen rakyat Malaysia sudah mengikuti aturan tapi ada 482 warga yang ditangkap pada Kamis dan Jumat kemarin karena melakukan kegiatan yang dilarang seperti salat Jumat di masjid dan berjoging di sekitar lingkungan rumah.

"Kami yakin dengan ketegasan tindakan polisi makin banyak warga yang menaati aturan MCO. Namun penangkapan itu memperlihatkan masih banyak warga di luar sana yang tidak menaati aturan MCO," kata Simail dalam jumpa pers kemarin, seperti dilansir laman the Straits Times, Sabtu (28/3).

1 dari 1 halaman

Sebanyak 116 warga diketahui melaksanakan salat Jumat berjemaah meski sudah ada imbauan jelas kegiatan itu dilarang dilakukan di masa MCO, kata Ismail.

"Lima masjid juga masih menggelar salat dan ini tidak seharusnya dilakukan. Kami berharap semua rakyat Malaysia mematuhi aturan MCO," kata dia.

Tindakan tegas juga akan dilakukan terhadap mereka yang hanya berjoging di lingkungan sekitar rumah.

"Jumat kemarin polisi memblokade 1.046 jalan di seluruh negeri dan memeriksa 240.544 kendaraan."

Tinggi angka pemeriksaan itu., kata Ismail, menunjukkan masih banyak warga yang berada di jalanan di masa MCO yang sudah berlangsung sejak 18 Maret hingga 14 April mendatang.

"Saya bahkan melihat padatnya lalu lintas di Kuala Lumpur dan Selangor," kata Ismail.

Kemarin Menteri Negara Bagian Annuar Musa mengatakan tentara dan polisi sudah memblokade jalanan di ibu kota dan mereka juga akan dilengkapi alat termometer. Dia menuturkan orang yang diketahui demam akan dibawa untuk diperiksa kesehatan.

Malaysia kini memiliki 2.161 kasus corona dan 26 orang meninggal. (mdk/pan)

Baca juga:
Malaysia Gratiskan Internet dan Diskon Tagihan Listrik di Tengah Pandemi Corona
Malaysia Terapkan Lockdown, TKI Kesulitan Penuhi Biaya Hidup
Pemerintah Diminta Perhatikan TKI di Malaysia yang Terdampak Karantina
Raja Malaysia dan Ratu Karantina Diri Setelah 7 Pegawai Istana Positif Covid-19
Polisi Malaysia Gunakan Drone untuk Awasi Warga di Tengah Wabah Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami