5 Operasi paling aneh dan unik sejagat yang bikin mata terbelalak

DUNIA | 28 Agustus 2015 07:31 Reporter : Mustiana Lestari

Merdeka.com - Operasi adalah salah satu hal yang menakutkan bagi banyak orang. Maka sedapat mungkin, orang menginginkan agar dirinya tidak sadar dan tidak merasakan sakit saat operasi berjalan.

Namun tidak dengan keempat orang di dunia ini. Mereka menjalani operasi dengan cara dan prosedur yang tidak biasa. Kendati demikian, orang-orang ini menikmati operasi mereka meski sakit dirasakan.

Para ahli bedah dan perawat pun tidak segan membantu operasi aneh ini, asalkan pasien bisa puas dan selamat. Apa saja operasi paling aneh itu? berikut kisahnya.

1 dari 4 halaman

Operasi sambil main gitar

Anthony Kulkamp Dias. ©Daily Mail

Seorang pria asal Brasil mengejutkan dokter di ruangan operasi karena saat menjalani bedah otak, dia malah tetap asyik bermain gitar menyanyikan lagu andalan The Beatles berjudul 'Yesterday'.

Anthony Kulkamp Dias (33), dalam keadaan sadar saat menjalani pengangkatan tumor otaknya. Ternyata nyanyian Dias itu bisa membuat dokter menghindari menyentuh saraf yang mengendalikan rasa, gerakan, dan ucapan, di bagian otaknya.

Tidak hanya tembang dari The Beatles, Kulkamp juga kerap melantunkan lagu tradisional Brasil, saat menjalani tahap awal operasi pada sepekan sebelumnya di Rumah Sakit Nossa Senhora de Conceio.

Kulkamp memang dikenal sebagai pemain gitar profesional selama 20 tahun, tumor otaknya diketahui sejak 15 hari usai kelahiran putranya.

"Saya memainkan enam lagu saat operasi tersebut berjalan, tangan kanan ini terus melemah jadi saya tidak melanjutkan memainkan gitar hingga operasi selesai," ungkap Kulkamp, seperti dilansir koran the Daily Mail, Rabu, (3/6).

"Sesekali saya selipkan lagu dan juga mengobrol dengan tim dokter," lanjutnya.

Tim dokter melalui juru bicaranya menjelaskan tindakan relaksasi ini lebih baik ketimbang pembiusan atau anastesi, karena hal yang membuat sang pasien dalam kondisi nyaman lebih dapat mengendalikan bagian sensorik otaknya.

Sebelumnya pada 2009, hal serupa juga pernah terjadi, ketika seorang violin, Roger Frisch, tetap memainkan biolanya guna menemukan titik kendali di dalam kepalanya saat melakukan bedah otak. Aksinya memainkan biola dinilai sangat membantu tim dokter saat operasi tersebut.

2 dari 4 halaman

Bangun saat operasi

Operasi bangun. ©2015 Merdeka.com

Iga Jasica, gadis Polandia usia 19 tahun, terbangun saat sedang menjalani operasi kanker otak. Saat terbangun itu dia bahkan menanyakan kepada dokter tentang proses operasinya.

Gadis yang dioperasi di Rumah Sakit Central Clinic di Kota Katowice, sebelah barat daya Polandia, itu harus dioperasi untuk mengangkat kanker yang tumbuh di dalam kepalanya, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Jumat (2/1).

Dokter telah mengangkat bagian depan kerangka kepalanya dan memulai proses pengangkatan kanker di otaknya ketika dia tiba-tiba terbangun.

Namun bukannya panik atau merasa sakit, Jesica malah dengan tenang mengobrol dengan para dokternya, termasuk membahas soal kucing dan menanyakan bagaimana proses operasinya.

Perawat mengatakan dia tak bisa melihat atau merasakan operasi itu tapi karena alasan tertentu dia bisa sadar dan bicara.

Dokter menyatakan hal itu terjadi karena saat operasi otak ada saraf yang bisa memicu pasien terbangun. Namun pihak kepolisian malah sedang menyelidiki apakah obat bius dari dokter tidak bekerja dengan baik.

"Saya tidak bisa banyak mengingat, tapi dokter berbicara kepada saya tentang kucing, dan itu saya suka," kata Jasica usai operasi. "Saya melewatkan Natal tapi karena operasi ini sekarang saya merasa baikan."

3 dari 4 halaman

Main biola saat operasi

Operasi sambil main biola. ©2015 Merdeka.com

Naomi Elishuv, seorang violis ini memainkan biola selama berada di meja operasi. Wanita asal Lithuania ini menjalani operasi untuk menghilangkan gangguan saraf yang dapat membuatnya tidak bisa bermain biola lagi.

Direktur Sourasky Medical Center memang meminta Elishuv bermain biola karena dokter membutuhkan partisipasi aktif Elishuv untuk memasang implan di otaknya. Jika tremor atau getaran sudah terdeteksi maka getaran yang menjadi penyebab penyakit saraf Elishuv dapat hilang.

"Ketika kita mengaktifkan stimulusnya di lokasi yang tepat maka tremor dapat hilang. dan Elishuv saat itu memainkan Mozart dengan emosi stabil tanpa efek getaran dan efek samping lain," tandas Direktur Sourasky Medical Center Yitzhak Fried dikutip odee.com, Kamis (27/8).

  

4 dari 4 halaman

Operasi sambil nyanyi

Reuben Hill. ©Daily Mail

Mahasiswa di Imperial College, Inggris, bernama Reuben Hill, 22 tahun, harus dioperasi karena ada tumor sebesar bola golf di kepalanya. Tumor itu berada di saraf yang berhubungan dengan bahasa dan komunikasi.

Sebagai anggota penyanyi paduan suara, Hill khawatir operasi itu akan membuat dia tidak bisa lagi menyanyi.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Kamis (27/8), akhirnya dokter yang mengoperasi kepalanya menyuruh Hill menyanyi saat operasi berlangsung untuk memastikan saraf penting di otaknya tidak rusak dan kemampuan menyanyinya tidak hilang.

Di tengah operasi dokter membangunkan Hill dan dia menyanyi lagu berjudul "10.000 Reasons.

Operasi yang menggunakan laser itu akhirnya berjalan sukses.

"Sekarang yang saya ingat hanya untuk berbahagia," kata Hill kepada BBC setelah tujuh bulan sejak operasinya. (mdk/pan)

Baca juga:
Awas, 5 Hal ini bikin galaumu makin parah!
Hati-hati, 5 Hal ini bisa langsung menurun pada anak!
Tolak tangani pasien gawat, Dinkes Bali selidiki BIMC Kuta
Dokter AS sukses gelar operasi cangkok penis pertama di dunia
Jahe, tanaman herbal yang super sehat
Benarkah kegemukan bikin kamu jadi sering migrain?



 


Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.