80 Juta Pemilih Amerika Serikat Telah Mencoblos Pemilihan Presiden Lebih Awal

80 Juta Pemilih Amerika Serikat Telah Mencoblos Pemilihan Presiden Lebih Awal
DUNIA | 30 Oktober 2020 11:30 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Lebih dari 80 juta orang Amerika telah memberikan suaranya dalam pemilihan presiden. Hal tersebut berdasarkan penghitungan Proyek Pemilu AS Universitas Florida pada Kamis.

Dilansir dari laman Reuters, Jumat (30/10) sejumlah besar orang telah memberikan suara melalui surat atau di tempat pemungutan suara langsung. Lebih dari 58 persen dari total pemilih 2016, mencerminkan minat yang kuat dalam pemungutan suara.

Capres petahana Donald Trump berada jauh dibelakang Biden dalam survei nasional karena sebagian besar pemilih mengatakan tidak setuju dengan penanganan Covid-19 oleh pemerintahan Trump, yang mana telah menewaskan lebih dari 227.000 orang di AS. Selain itu jumlah kasus Covid-19 kembali memecahkan rekor harian menjelang hari H pemilihan.

Sedangkan capres Partai Demokrat Joe Biden memiliki keuntungan signifikan dalam pemungutan suara awal.

Para ahli memperkirakan jumlah pemilih akan dengan mudah melampaui 138 juta orang yang memberikan suara dalam pemilihan presiden 2016 yang dimenangkan Trump. Hanya 47 juta suara datang sebelum hari H Pemilu 2016.

Sebanyak 20 negara bagian yang melaporkan data pendaftaran partai diketahui 18,2 juta Demokrat terdaftar telah memberikan suara, dibandingkan dengan 11,5 juta Republik dan 8,8 juta tanpa afiliasi partai. Data tidak menunjukkan untuk siapa suara diberikan.

Reporter Magang: Galya Nge (mdk/pan)

Baca juga:
Trump Vs Biden, Siapa Presiden AS Berikutnya?
Situs Kampanye Trump Diretas, Peretas Klaim Ada Bukti Pemerintah Intervensi Pilpres
Sepekan Jelang Pilpres AS, 70 Juta Pemilih Awal Sudah Memberikan Suara
8 Hari Jelang Pilpres AS Trump Gencarkan Kampanye, Biden Dibantu Obama
China dan Asia di Mata Trump dan Biden Empat Tahun ke Depan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami