Amerika Akui Ratusan Tentaranya di Irak Terluka Akibat Serangan Iran

Amerika Akui Ratusan Tentaranya di Irak Terluka Akibat Serangan Iran
Trump kunjungi pasukan as di irak. ©AP/Andrew Harnik
DUNIA | 12 Februari 2020 14:01 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Jumlah tentara Amerika Serikat (AS) yang menderita cedera otak traumatik (TBI) setelah Iran menyerang pangkalan pasukan AS di Irak pada Januari lalu meningkat menjadi 109 orang, menurut pejabat AS. Terjadi peningkatan signifikan dari data sebelumnya yang dilaporkan Pentagon yang menyebut hanya 64 orang yang menderita cedera otak.

Presiden AS, Donald Trump awalnya mengatakan tak ada warganya yang terluka dalam serangan tersebut. Serangan pada 8 Januari itu terjadi di tengah memanasnya hubungan AS-Iran setelah pembunuhan Jenderal Qassim Sulaimani.

Dikutip dari BBC, Rabu (12/2), Pentagon menyampaikan dalam sebuah pernyataan bahwa hampir 70 persen tentara yang mengalami cedera telah kembali bertugas.

Senator Joni Ernst meminta Pentagon memastikan keamanan dan perawatan pasukan AS di Irak.

Baca Selanjutnya: Bulan lalu Presiden Trump meremehkan...

Halaman

(mdk/pan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami