Anggaran dinaikan, Mossad kian mudah mata-matai semua negara

DUNIA | 7 Mei 2017 07:04 Reporter : Yulistyo Pratomo

Merdeka.com - Pemerintah Israel memutuskan melipat gandakan anggaran dinas keamanan Shin Bet dan badan intelijen Mossad. Kedua lembaga ini nantinya akan mendapatkan dana sampai 8,6 miliar shekel atau Rp 31,9 triliun, angka ini jauh lebih tinggi sejak 12 tahun lalu.

Dilansir Asharq Al-Awsat, Sabtu (6/5), dalam laporan Kementerian Keuangan Israel, anggaran 2018 ini 10 persen lebih tinggi dibandingkan tahun ini yang jumlahnya mencapai Rp 28,9 triliun. Pada 2016, keuangan yang didapat dua lembaga tersebut hanya sebesar Rp 27,8 triliun.

Namun, anggaran ini belum termasuk pengeluaran bagi staf yang telah pensiun, baik dari Shin Bet maupun Mossad, di mana diperkirakan juga mencapai triliunan rupiah dalam setahun.

Kenaikan anggaran tersebut terjadi secara signifikan sejak Perdana Menteri Benjamin Netanyahu resmi menyandang jabatannya pada 2009. Pada masa kepemimpinan Ehud Olmert pada 2006, anggaran yang diterima kedua lembaga itu hanya sebesar Rp 15,9 triliun.

Kepala Mossad saat ini, Yossi Cohen, senang dengan kepercayaan penuh dari Netanyahu. Atas dasar itu, dia bisa mengembangkan operasi Mossad sampai ke seluruh dunia.

Baca juga:

Netanyahu didemo puluhan ribu warga Israel

Lima teori populer ini jelaskan dalang di balik ISIS

Ajudan senior Putin sebut ISIS dilatih intelijen Israel

Soal menyamar dan menguntit, agen BIN kalahkan CIA & Mossad

Lima agen Mossad beroperasi di Indonesia

(mdk/tyo)

TOPIK TERKAIT