Anggota Partai Komunis China Didominasi Anak Muda Terpelajar, Ini Jumlahnya

Anggota Partai Komunis China Didominasi Anak Muda Terpelajar, Ini Jumlahnya
Anggota Partai Komunis China. ©AFP
DUNIA | 1 Juli 2022 11:38 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Partai Komunis yang berkuasa di China tumbuh semakin besar dan terdidik, di mana jumlah anggotanya mencapai rekor 96,71 juta pada akhir tahun lalu, menurut data statistik resmi.

Departemen organisasi Komite Pusat Partai Komunus menyampaikan pada Kamis (30/6) malam menjelang HUT partai, ada peningkatan jumlah anggota sebesar 3,7 persen dari tahun ke tahun.

Partai Komunis telah berusaha mengendalikan pertumbuhan anggotanya sejak Xi Jinping berkuasa pada 2012. Pengawasan perekrutan anggota baru berlangsung ketat.

Tapi tahun lalu, ketika partai ini menggelar HUT ke-100 tahun, jumlah rekrutmen baru naik 80 persen menjadi 4,38 juta.

"Peringatan 100 tahun berdirinya partai itu dirayakan dengan khidmat tahun lalu dan semangat mudanya ditunjukkan sepenuhnya, yang menarik para peminat dari berbagai industri dan bidang melamar untuk bergabung dengan partai dalam jumlah besar," jelas departemen organisasi partai, dikutip dari South China Morning Post, Jumat (1/7).

Sejak 1980-an, Partai Komunis mendorong anggota yang lebih muda dan terdidik. Saat ini, lebih dari 52,46 juta atau 53,2 persen anggota partai bergelar sarjana, 1,3 poin persentase lebih tinggi dari tahun lalu dan 13,2 poin persentase lebih tinggi dari tahun 2012.

Sampai 2021, lebih dari 35 persen anggota partai berusia di bawah 40 tahun, dan anggota dari kalangan mahasiswa mencakup 3,16 persen dari total keanggotaan.

Jumlah anggota partai yang berusia 61 tahun atau lebih memang meningkat, tetapi dari keseluruhan keanggotaan partai mengalami penurunan. Pada 2021, sekitar 28,1 persen anggota partai setidaknya berusia 61 tahun dibandingkan dengan 28,9 persen pada 2019.

"Sejak 2012, partai fokus pada peremajaan nasional dan suksesi anggota partai dan secara aktif mempromosikan rekrutmen di kalangan pemuda," jelas pejabat partai komunis dari departemen organisasi, Qi Jiabin pada Kamis.

"Setiap tahun, sekitar 4 juta anggota baru mendaftar untuk bergabung dengan partai, dan lebih dari 80 persen anggota baru partai setiap tahunnya berusia 35 tahun ke bawah."

2 dari 2 halaman

Ketidaksetaraan gender

Statistik terbaru menunjukkan persentase buruh dan petani – keanggotaan inti awal partai – terus menyusut dengan 33,6 persen anggota berasal dari sektor-sektor tersebut.
Dalam beberapa tahun terakhir, proporsinya mencapai sekitar sepertiga dari jumlah total anggota dan departemen organisasi mengatakan sektor-sektor ini masih menyumbang sebagian besar keanggotaan partai.

Ketidaksetaraan gender dalam politik China juga tercermin dalam keanggotaan partai komunis. Jumlah perempuan di China yaitu 49 persen dari 1,4 miliar populasi, tapi kurang dari sepertiga perempuan terdaftar dalam keanggotaan partai.

Kendati demikian, jumlah anggota partai perempuan naik dari 27,45 juta pada pertengahan 2021 menjadi 28,43 juta pada akhir 2021.

Anggota partai dari kelompok etnis minoritas terus bertambah, naik sampai 150.000 dalam enam bulan walaupun persentasenya masih tetap 7,5 persen.

Pertumbuhan ini bertepatan dengan penegakan visi Presiden Xi Jinping untuk "menempa rasa kebersamaan bangsa China", yang menyerukan integrasi kelompok etnis minoritas untuk mengutamakan kepentingan bangsa China. (mdk/pan)

Baca juga:
Lelah dengan Lockdown, Miliarder Video Game China Ingin Pindah ke Negara Lain
Pesawat Antariksa China Rekam Seluruh Permukaan Mars, Temukan Objek Mengejutkan
Jelang Kongres Partai Komunis, Xi Jinping Minta Masukan dari Netizen China
Mengenal Fitur Perintah Suara Chery Intelligence Voice Assistance di SUV Tiggo Pro 7
Kasus Berjalan Lambat, Korban Pemerkosaan WN China Surati Kapolda Metro

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini