Anggota Polisi AS yang Tangani Kerusuhan di Gedung Capitol Tewas Bunuh Diri

Anggota Polisi AS yang Tangani Kerusuhan di Gedung Capitol Tewas Bunuh Diri
Kerusuhan di Gedung Capitol AS. ©2021 Ribuan pendukung Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyerang gedung parlemen, US Capi
DUNIA | 3 Agustus 2021 14:36 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Petugas polisi yang menangani serangan pada 6 Januari lalu di Gedung Parlemen atau Capitol Amerika Serikat (AS) tewas bunuh diri, seperti dikonfirmasi Departemen Kepolisian Metropolitan DC (MPD) pada Senin.

Gunther Hashida ditemukan tewas di rumahnya pada Kamis, menurut sebuah pernyataan surel dari MPD. Seorang juru bicara MPD mengonfirmasi kepada The Hill bahwa Hashida tewas bunuh diri.

“Kami berduka sebagai satu Departemen, simpati dan doa kami untuk keluarga dan kawan-kawan Polisi Hashida,” jelas MPD dalam pernyataan tersebut, dikutip dari laman The Hill, Selasa (3/8).

Menurut MPD, Hashida bertugas di Tim Tanggap Darurat Divisi Operasi Khusus.

Hashida tewas dua hari setelah komite penyelidikan serangan 6 Januari menggelar sidang perdana, di amna empat petugas polisi menyampaikan kesaksiannya terkait pengalaman mereka menjaga Gedung Capitol di tengah kerusuhan.

Para petugas polisi bersaksi terkait trauma yang mereka alami setelah kerusuhan tersebut.
“Bagi sebagian besar orang, 6 Januari terjadi hanya beberapa jam, tapi bagi kami yang ada di dalamnya, itu belum berakhir. Hari-hari itu terus berlanjut menjadi trauma yang tetap ada bagi kami setiap hari, apakah karena luka fisik atau emosional kami atau dua-duanya,” jelas seorang anggota Kepolisian Capitol, Sersan Aquilino Gonell.

Anggota Kepolisian Capitol lainnya, Harry Dunn mengatakan dia menerima terapi konseling privat karena trauma yang dia hadapi sejak hari itu.

Anggota Kepolisian DC, Michael Fanone mengatakan kepada komite tersebut, dia mengalami trauma psikologi dan kecemasan emosional setelah selamat dari peristiwa mengerikan itu.

“Dan anak-anak saya masih trauma karena hampir kehilangan ayah mereka pada hari itu,” jelasnya.

Hashida anggota polisi ketiga yang bertugas di Capitol pada 6 Januari yang meninggal karena bunuh diri. Anggota Kepolisian Capitol Howard Liebengood dan anggota Kepolisian MPD Jeffrey Smith tewas bunuh diri setelah insiden Januari tersebut.

Dunn, dalam sidang pekan lalu, secara langsung membahas masalah trauma yang dialami para petugas, mendesak koleganya untuk mencari bantuan profesional jika diperlukan.

Dalam sebuah pernyataan pada Senin, Ketua DPR AS Nancy Pelosi menyebut Hashida seorang pahlawan.

“Atas nama DPR, saya menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga dan orang tercinta Anggota Departemen Kepolisian Metropolitan, Hashida. Polisi Hashida adalah seorang pahlawan, yang mempertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkan Capitol kita, komunitas Kongres, dan Demokrasi kita. Seluruh warga Amerika berhutang padanya atas keberanian hebat dan patriotismenya pada 6 Januari dan seluruh jasanya yang tanpa pamrih,” jelas Pelosi.

“Semoga hidup Anggota Hashida menjadi inspirasi untuk semua orang untuk melindungi Negara dan Demokrasi kita. Dan semoga bisa menenangkan keluarga Anggota Hashida bahwa begitu banyak orang yang berduka atas kehilangan mereka dan berdoa untuk mereka pada masa duka ini,” lanjutnya.

Hashida akan dimakamkan pada Sabtu di Mountcastle Turch Funeral Home and Crematory. (mdk/pan)

Baca juga:
Varian Delta Picu Lonjakan Covid-19 di AS, Kasus Harian Capai 72.000
Laporan Partai Republik AS Sebut Virus Corona Bocor dari Laboratorium Wuhan China
Protes ke 4 Negara Maju, Gadis Cilik Kesal Banyak Sampah Dibawa ke Indonesia
Ribuan Penerjemah Beserta Keluarga Dievakuasi dari Afghanistan ke AS
VIDEO: Gempa Magnitudo 8,2 di Alaska, Guncangannya Dahsyat Berpotensi Tsunami
AS Tak Akan Lockdown Walaupun Terjadi Lonjakan Kasus Covid karena Varian Delta

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami