Armenia unggulkan sektor pariwisata lewat warisan dunia UNESCO

Armenia unggulkan sektor pariwisata lewat warisan dunia UNESCO
DUNIA | 23 April 2016 15:15 Reporter : Muhammad Radityo

Merdeka.com - Negara Armenia belakangan menjadi pemberitaan dunia karena konflik masa lalu yang mencuat kembali dengan Azerbaijan. Nagorno-Karabakh, wilayah semi-otonom yang tidak diperintah siapapun menjadi lokasi saling klaim ke dua negara, walau begitu peta internasional masih memasukkan wilayah itu di peta Azerbaijan.

Namun tahukah anda bila Armenia memiliki potensi keindahan pariwisata yang lebih menggoda? Ya, berbicara pada kesempatannya di Markas Center for Dialogue and Cooperation among Civilizations (CDCC) yang digagas oleh Din Syamsudin, Duta Besar Armenia untuk Indonesia Anna Aghadjanian memaparkan seluruhnya mulai dari sejarah, kebudayaan, dan pariwisata di Armenia.

"Bendera kami yang berwarna merah, biru, dan kuning ini menandakan pengorbanan, perdamaian, dan kerja keras kami sebagai bangsa Armenia," kata Dubes Anna, Jumat (22/4).

Berbicara tempat unggulan pariwisata, Dubes Anna menandai salah satu tempat yang wajib dikunjungi di Armenia adalah Garni Temple yang berada di Kotayk.

"Di tempat tersebut pertunjukan seni seperti opera dan tari-tarian dilangsungkan," paparnya sambil menunjukkan beberapa foto terkait.

Dubes Anna juga menjelaskan bila beberapa situs di Armenia telah menjadi warisan dunia oleh PBB.

"Beberapa situs bersejarah di Armenia sudah masuk dalam perlindungan UNESCO, seperti Zvartnots Cathedral, Echmiadzin Cathedral, dan bebatuan merah yang sangat melegenda Noravank medieval monastery," pungkas Dubes Anna. (mdk/ard)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami