AS, Kanada & Hong Kong Evakuasi Warganya dari Kapal Pesiar yang Dikarantina di Jepang

AS, Kanada & Hong Kong Evakuasi Warganya dari Kapal Pesiar yang Dikarantina di Jepang
DUNIA | 17 Februari 2020 10:00 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Amerika Serikat (AS) akan mengevakuasi warga negaranya yang berada dalam kapal pesiar Diamond Princess, lantaran sebagian terjangkit virus corona (Covid-19). Kapal ini masih dalam karantina di Yokohama, Jepang.

Langkah serupa diambil pemerintah Kanada yang sudah menyewa pesawat untuk mengevakuasi para warganya dari kapal pesiar tersebut. Namun, warga Kanada yang menunjukkan gejala tertular virus corona tidak akan akan diperbolehkan masuk ke pesawat tersebut.

Mereka akan dipindahkan ke fasilitas sistem layanan kesehatan Jepang untuk mendapatkan perawatan yang memadai, kata pemerintah Kanada dalam pernyataannya.

Dalam pernyataan itu juga disebutkan, setelah tiba di Kanada, para penumpang akan menjalani masa karantina selama 14 hari.

Kapal pesiar milik Carnival Corp dan membawa 3.700 penumpang dan awak itu telah menjalani karantina di Yokohama sejak 3 Februari. Karantina dilakukan setelah seorang pria, yang turun di Hong Kong sebelum pergi ke Jepang, didiagnosis terkena virus Covid-19 itu.

Data sampai Minggu (16/2), tercatat 355 penumpang dinyatakan positif terjangkit Covid-19.

1 dari 1 halaman

Hong Kong Kirim Pesawat

Biro Keamanan Hong Kong menyatakan, penerbangan sewaan akan mengangkut penumpang kembali ke Hong Kong secara gratis, setelah pemerintah Jepang menyetujui rencana pemulangan itu. Setelah mendarat di Hong Kong, para penumpang diwajibkan menjalani karantina lanjutan selama 14 hari, demikian dikutip dari Antara, Senin (17/2).

Kapal pesiar Diamond Princess, yang dikelola Carnival Corp asal AS, mengangkut 3.700 penumpang dan kru. Kapal itu dikarantina di pelabuhan Yokohama, Jepang, sejak 3 Februari lalu, setelah seorang penumpang yang berangkat dari Hong Kong didiagnosis terjangkit virus corona.

Ada sekitar 330 warga Hong Kong yang menaiki kapal pesiar itu, termasuk 260 pemegang paspor Wilayah Administrasi Khusus Hong Kong dan kurang lebih 70 orang dengan paspor asing.

Masa karantina kapal pesiar itu, sesuai jadwal, akan berakhir pada Rabu (19/2).

Reporter: Raden Trimutia Hatta
Sumber: Liputan6 (mdk/pan)

Baca juga:
Cegah Wabah Korona, Kapal Pesiar Bawa Turis Mancanegara Dilarang Berlabuh di Sabang
Usai Ditolak 5 Negara Akibat Khawatir Virus Corona, Pesiar AS Diterima di Kamboja
Khawatir Wabah Virus Corona, Kapal Pesiar Westerdam Ditolak Berlabuh di Lima Negara
Penumpang Kapal Pesiar Jepang Terinfeksi Virus Corona Terus Bertambah Jadi 219 Orang
Kemenkes: 78 WNI di Kapal Pesiar Jepang Negatif Corona
Penumpang Terinfeksi Corona di Kapal Pesiar Jepang Bertambah Jadi 174 Orang

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami