AS Kirim Rudal Anti-Tank Javelin ke Ukraina untuk Bersiap Perang dengan Rusia

AS Kirim Rudal Anti-Tank Javelin ke Ukraina untuk Bersiap Perang dengan Rusia
rudal javelin as. ©reuters
DUNIA | 26 Januari 2022 12:03 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Sebuah pesawat Amerika Serikat yang membawa rudal-rudal antitank jenis Javelin, peluncur dan berbagai peralatan militer lainnya mendarat di Ibu Kota Kiev,Ukraina kemarin.

Kedatangan pesawat tersebut merupakan pengiriman ketiga dari paket peralatan keamanan senilai 200 juta dolar AS (sekitar Rp2,8 triliun) untuk menopang pertahanan Ukraina, yang sedang bersiap-siap menghadapi kemungkinan serangan militer oleh Rusia.

"(Rudal-rudal) Javelin sudah tiba di Kiev! Kargo baru yang membawa bantuan keamanan --peluncur dan rudal-- dengan berat total sekitar 80 ton. Kami memperkirakan pengiriman keempat oleh burung-burung besi itu akan segera tiba," kata Menteri Pertahanan Ukraina Oleksii Reznikov melalui Twitter, seperti dilansir Antara mengutip Reuters, Rabu (26/1).

"Terima kasih kepada mitra strategis kami," kata Reznikov.

AS merupakan pendukung paling kuat bagi Ukraina dalam menjalankan upaya untuk mencegah serangan baru oleh Rusia, yang telah mengerahkan pasukannya dalam jumlah besar ke perbatasan dengan Ukraina.

Moskow membantah punya rencana melakukan serangan.

AS telah menjanjikan Ukraina bantuan keamanan senilai lebih dari 650 juta dolar (sekitar Rp9,3 triliun) tahun lalu dan total lebih dari 2,7 miliar dolar (sekitar Rp38,7 triliun) sejak 2014, yaitu tahun ketika Rusia mencaplok Semenanjung Krimea di Ukraina. (mdk/pan)

Baca juga:
AS Siagakan 8.500 Pasukan, Siap Dikerahkan ke Ukraina
Inggris Tuding Rusia Ingin Tempatkan Pemimpin Boneka di Ukraina
Memahami Eskalasi di Perbatasan Ukraina, Rusia Kerahkan Pasukan Besar-Besaran
Khawatir Terjadi Perang dengan Rusia, AS Minta Diplomat & Keluarga Tinggalkan Ukraina
VIDEO: Suasana Tegang Tank Militer Rusia Dikirim Dekati Ukraina, Bersiap Perang?
Inggris Mulai Pasok Senjata Anti Tank ke Ukraina untuk Antisipasi Serangan Rusia

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami