AS Laporkan Dua Kasus Cacar Monyet Pertama pada Anak-Anak

AS Laporkan Dua Kasus Cacar Monyet Pertama pada Anak-Anak
Cacar Monyet. ©CDC's Public Health Image Library
DUNIA | 24 Juli 2022 14:05 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengidentifikasi dua kasus cacar monyet pada anak-anak pada Jumat. Ini merupakan kasus pertama cacar monyet pada anak-anak di AS.

CDC mengatakan dua kasus ini tidak berkaitan dan kemungkinan merupakan penularan dalam rumah tangga.

Dikutip dari CNN, Minggu (24/7), satu kasus cacar monyet menjangkiti seorang balita di California. Satu kasus lainnya seorang bayi yang bukan warga negara AS. Pejabat kesehatan masyarakat sedang menyelidiki bagaimana anak-anak ini terinfeksi.

Keduanya mengalami gejala tapi kondisinya sehat dan ditangani dengan obat antivirus tecovirimat atau TPOXX yang direkomendasikan CDC untuk anak-anak di bawah usia 8 tahun karena mereka dianggap infeksi berisiko tinggi.

Sejak wabah cacar monhyet dimulai pada Mei, sebagian besar kasus terjadi pada pria yang berhubungan seks dengan sesama jenis. Namun, siapapun bisa tertular virus ini melalui kontak kulit dengan kulit.

Dalam kasus anak-anak, CDC mengatakan penularan bisa terjadi karena "memegang, memeluk, menyuapi, juga pemakaian barang bersama seperti handuk, seprai, cangkir, dan alat makan."

CDC mengatakan vaksin cacar monyet Jynneos tersedia untuk anak-anak melalui protokol penggunaan khusus yang diperluas. Badan ini juga mengembangkan pedoman baru untuk penyedia layanan kesehatan terkait identifikasi, penanganan, dan pencegahan cacar monyet pada anak-anak dan remaja.

Wakil Direktur Divisi Patogen Konsekuensi Tinggi dan Patologi CDC, Dr. Jennifer McQuiston mengatakan, kasus cacar monyet pada anak-anak ini tidak mengejutkan dan AS harus siap untuk merespons kasus yang lebih banyak.

"Jaringan sosial kita sebagai manusia berarti kita memiliki kontak dengan banyak orang yang berbeda. Dan walaupun wabah ini menular dalam jaringan sosial tertentu saat ini, menurut saya kami sudah berpesan sejak awal bahwa bisa ada kasus yang terjadi di luas jaringan-jaringan tersebut dan kita perlu lebih waspada dan siap merespons," jelasnya.

Sampai Jumat sore, pemerintah AS telah mengirim 300.000 vaksin cacar monyet ke negara-negara bagian dan wilayah.

"Artinya ratusan ribu orang Amerika akan divaksinasi dalam beberapa hari atau pekan," kata koordinator tanggap Covid-19 Gedung Putih, Dr. Ashish Jha. (mdk/pan)

Baca juga:
WHO Nyatakan Wabah Cacar Monyet Darurat Global, Masyarakat Diminta Waspada
WHO Umumkan Cacar Monyet sebagai Darurat Kesehatan Dunia
Jerman Diminta Segera Suntikkan Vaksin Cacar Monyet, Kasus Sudah 2.110
Singapura Laporkan Kasus Infeksi Lokal Cacar Monyet Pertama

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini