AS Larang Masuk 76 Warga Saudi karena Terlibat Pembunuhan Khashoggi

AS Larang Masuk 76 Warga Saudi karena Terlibat Pembunuhan Khashoggi
antony blinken. ©REUTERS/Carlos Barria
DUNIA | 28 Februari 2021 19:36 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Amerika Serikat akan melarang masuk warga asing yang mengancam para pengkritik dan melarang masuk 76 warga Arab Saudi sebagai bentuk penghormatan kepada jurnalis Jamal Khashoggi yang dibunuh pada Oktober 2018. Demikin pernyataan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dua hari lalu.

Setelah Presiden Joe Biden mengungkap laporan yang menyebut Putera Mahkota Saudi Pangeran Muhammad bin Salaman terlibat dalam pembunuhan Khashoggi di Istanbul, Blinken berjanji AS akan menekan "pemerintahan yang melampaui kewenangan mereka untuk mengancam, menyerang jurnalis dan mengintimidasi kebebasan individu." Namun pemerintahan AS tidak menyatakan akan menghukum atau menjatuhkan sanksi kepada sang puter mahkota.

"Kami sudah cukup jelas menyatakan ancaman dan penyerangan dari Arab Saudi kepada aktivis, para pengkritik, dan jurnalis harus diakhiri. Mereka tidak akan ditoleransi oleh Amerika Serikat," kata Blinken dalam pernyataannya.

Di bawah aturan hukum "Larangan Khashoggi", AS akan melarang individu mana pun yang terlibat dalam tindakan "pembungkaman aktivis" termasuk penyerangan terhadap jurnalis atau keluarga mereka, kata Blinken.

Sebagai awalan, Blinken mengatakan Amerika Serikat akan melarang masuk 76 warga Saudi yang terlibat dalam intimidasi para pengkritik di luar negeri, termasuk kasus Khashoggi.

AS juga menjatuhkan sanksi kepada pasukan elit Saudi dan mantan pejabat intelijen yang berperan dalam pembunuhan Khashoggi.

Kementerian Keuangan AS mengatakan akan memblokir aset dan segala transaksi keuangan melibatkan pasukan elit Saudi itu.

"Mereka yang terlibat dalam pembunuhan Khashoggi harus bertanggung jawab," kata pernyataan Menteri Keuangan AS Janet Yellen.

"AS membela para pengkritik politik dan jurnalis dalam menentang ancaman kekerasan dan intimidasi." (mdk/pan)

Baca juga:
Saudi Tolak Laporan Intelijen AS yang Sebut Pangeran MBS Setujui Pembunuhan Khashoggi
Laporan Intelijen AS: Pangeran Muhammad Bin Salman Setujui Pembunuhan Khashoggi
AS Segera Rilis Laporan Pembunuhan Jamal Khashoggi yang Sebut Pangeran MBS Terlibat
Joe Biden akan Telepon Raja Salman Bahas Laporan Pembunuhan Jamal Khashoggi
Dokumen Rahasia Ungkap Pembunuh Jamal Khashoggi Gunakan Pesawat Perusahaan Sitaan MBS
Hatice Cengiz Gugat Pangeran Muhammad Bin Salman Atas Pembunuhan Jamal Khashoggi

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami