Assad: Pembebasan Aleppo Bukan Akhir Perang Melawan Teror

Assad: Pembebasan Aleppo Bukan Akhir Perang Melawan Teror
DUNIA | 18 Februari 2020 18:06 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Presiden Suriah Basyar al-Assad mengucapkan selamat kepada pasukan pemerintah dan bangsa Suriah karena militernya berhasil menguasai kembali Provinsi Aleppo setelah dikuasai pemberontak selama hampir sembilan tahun.

"Ketika Kota Aleppo sepenuhnya sudah dibebaskan pada Desember 2016 saya mengatakan kondisi saat itu tidak akan sama seperti semula. Saya tahu betul Angkatan Bersenjata Suriah berperang sepenuh hati dan patriotisme warga Aleppo yang mencintai tanah airnya serta militer akan merepotkan musuh," kata Assad dalam pidato yang disiarkan langsung di televisi dari Ibu Kota Damaskus tadi malam, seperti dilansir laman Press TV, Selasa (18/2).

Bertahun-tahun militan barbar menyerang Aleppo dan sekitarnya, kata Assad. Serangan itu menyebabkan ribuan orang tewas, luka, menjadi yatim piatu dan janda. Bertahun-tahun tanpa aliran air, listrik, dan kebutuhan pokok lainnya membuat warga Aleppo menderita.

1 dari 2 halaman

"Dengan membombardir Aleppo, musuh berharap kota ini akan berubah dan warganya akan menentang Damaskus sekaligus bersedia menukar apa pun demi sekian dolar dan rasa malu."

Assad selanjutnya menegaskan Aleppo akan bangkit kembali setelah perang dan pulih secara ekonomi.

"Kami paham pembebasan saat ini bukan berarti akhir perang atau musnahnya terorisme atau menyerahnya musuh. Meski begitu pembebasan ini berarti musuh sudah dikalahkan dan ini menjadi awal dari kekalahan total mereka, cepat atau lambat," ujar Assad.

"Ini juga berarti kita jangan lengah dan harus bersiap akan perang selanjutnya. Pertempuran untuk membebaskan seluruh Aleppo dan Idlib akan berlanjut sebagaimana tekad kita untuk mengambil alih lagi seluruh wilayah Suriah, menghancurkan terorisme dan mengembalikan keamanan."

2 dari 2 halaman

Pusat Komando Militer Suriah kemarin mengumumkan puluhan kota dan desa di sebelah barat Aleppo serta sebelah barat daya sudah dibebaskan dalam waktu singkat.

Dalam pernyataan yang dirilis kantor berita SANA, Pusat Komando mengatakan pembebasan kota-kota itu terjadi setelah serangkaian operasi militer terhadap posisi kelompok teroris.

"Para pahlawan kami berhasil menuntaskan tugas dengan sangat efisien dan dalam waktu singkat menguasai penuh puluhan kota dan desa di sebelah barat Aleppo dan di wilayah sebelah barat daya," kata juru bicara Pusat Komando Angkatan Bersenjata Suriah dalam pernyataan, seperti dilansir laman SANA, Senin (17/2).

"Terorisme tidak akan bertahan di wilayah Suriah meskipun mereka mendapat sokongan dan sponsor. Pasukan Suriah akan terus bersiaga dan melindungi tanah air dan rakyat," kata pernyataan militer Suriah. (mdk/pan)

Baca juga:
Ditolak Negara Asalnya, Nasib Para Mantan Anggota ISIS di Suriah Terkatung-Katung
Trump, Turki Minta Rusia Berhenti Dukung Rezim Suriah
Pasukan Suriah Bebaskan Kota Aleppo Setelah 8 Tahun Dikuasai Pemberontak
Begini Kondisi Tahanan ISIS di Penjara Suriah
Ratusan Ribu Warga Suriah Mengungsi Akibat Perang di Idlib

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami