Assad Puji Trump Presiden Terbaik AS dan Musuh yang Jujur

DUNIA | 2 November 2019 12:00 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Presiden Suriah, Bashar Al-Assad menyatakan timpalannya Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump adalah presiden AS terbaik, menyebutnya sebagai "musuh yang jujur".

"Dia bukanlah presiden yang baik karena kebijakan-kebijakannya, tapi karena dia paling terbuka. Beberapa Presiden AS pernah membuat kekeliruan dan kejahatan politik, dan menerima Nobel untuk itu," jelasnya dalam sebuah wawancara yang disiarkan televisi nasional Suriah, dilansir dari Middle East Monitor, Sabtu (2/11).

Assad mengatakan, kecenderungan Trump untuk mengungkapkan pikirannya secara langsung tanpa tedeng aling-aling dibandingkan para pendahulunya, seperti mengatakan 'kami ingin minyak', 'kami ingin menyingkirkan orang tertentu', 'kami ingin menyediakan layanan dengan imbalan uang', menurutnya adalah kebenaran.

"Ini adalah kebijakan AS. Apa yang lebih baik dari musuh yang terbuka?" ujarnya.

Dia juga menyinggung operasi terbaru AS yang menyerang pemimpin ISIS, Abu Bakar al-Baghdadi pekan lalu. Assad mengatakan tak pernah ada komunikasi pihaknya dengan AS terkait operasi tersebut.

"Kami tidak ada hubungannya dengan pembersihan itu. Tidak ada komunikasi antara kami dan pejabat Amerika. Selain itu, kami tidak dapat memastikan apakah dia (Baghdadi) benar-benar tersingkir atau tidak," jelasnya.

Kelompok teroris internasional itu, lanjutnya, bisa dengan mudah mengubah nama dan menunjuk pemimpin baru mereka. Dan menurutnya ideologi ISIS akan terus hidup. Kebijakan luar negeri AS tak bisa memperbaiki ideologi tersebut.

"Sejauh menyangkut pembunuhan al-Baghdadi, kebijakan AS tidak berbeda dengan apa yang umum di Hollywood - semuanya didasarkan pada imajinasi," cetusnya.

Mantan Presiden AS Barack Obama lebih keras terhadap rezim Assad dan secara terbuka menentangnya. Sementara pemerintahan Trump telah mengalihkan fokusnya mengalahkan ISIS, mempersenjatai dan mendukung Kurdi, dan menentang operasi Turki.

Baca juga:
Pemimpin Baru ISIS, Donald Trump: Kami Tahu Persis Siapa Dia
Assad Ragukan Kematian Baghdadi, Kecam Skenario Amerika
Anjing yang Ikut Buru Baghdadi hingga Tewas Bakal Dapat Medali Kehormatan
'Kami Tidak Melihat Mayatnya', Teori Konspirasi Beredar Usai Kabar Kematian Baghdadi
ISIS Akui Baghdadi Tewas, Umumkan Pengganti
Baghdadi Bayar Musuh Buat Perlindungan Tapi Dikhianati Orang Dekatnya Sendiri

(mdk/pan)