Atas Nama DK PBB, Indonesia Serukan Gencatan Senjata di Libya

DUNIA | 11 Mei 2019 15:06 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Dewan Keamanan (DK) PBB mendesak semua pihak berperang di Libya agar secara berkomitmen melakukan gencatan senjata dan kembali ke pembicaraan perdamaian yang diperantarai PBB.

Duta Besar Indonesia untuk PBB Dian Triansyah Dhani, yang menjadi Presiden Badan 15 anggota tersebut untuk Mei, mengeluarkan seruan atas nama DK. Dia menekankan, Indonesia sangat prihatin dengan ketidakstabilan di Ibu Kota Libya, Tripoli, dan situasi kemanusiaan di sana.

Pada awal April, komandan militer Khalifa Haftar, yang mengomandani pasukan yang setia kepada pemerintah saingan yang berpusat di Libya Timur, melancarkan operasi luas untuk merebut ibu kota Libya dari pemerintah yang diakui PBB. Namun setelah lebih dari satu bulan pertempuran sporadis di pinggir Tripoli, operasi pasukan Haftar telah gagal mencapai sasaran utamanya.

"Pasukan Haftar telah mengepung Kota Zuwara, yang berada 100 kilometer di sebelah barat Tripoli, dari timur dan selatan," kata Kantor Berita Turki, Anadolu dan dilansir Antara di Jakarta, Sabtu (11/5) siang.

Zuwara memiliki kepentingan strategis besar sebab kota itu mengendalikan tempat penyeberangan perbatasan dengan Tunisia, Ras Ajdir.

Pasukan Haftar juga merebut Garyan, yang berada 60 mil di sebelah selatan Tripoli, sehingga memungkinkan pasukan tersebut memotong jalan gurun yang menghubungkan Tripoli dan tempat penyeberangan Dehiba Wazin.

Libya telah dirongrong kerusuhan sejak 2011, ketika orang kuat negeri tersebut Muammar Gaddafi digulingkan dan terbunuh dalam aksi perlawanan berdarah yang didukung NATO setelah beberapa dasawarsa Gaddafi berkuasa.

Negara yang kaya akan minyak itu telah menyaksikan kemunculan dua pemerintah yang bersaing: Satu di Libya Timur --tempat Haftar berafiliasi, dan satu lagi di Tripoli, yang mendapat pengakuan PBB. (mdk/noe)

Baca juga:
Melihat Bengkel Perbaikan Senjata Tentara Libya
Pertempuran di Ibu Kota Libya Kian Memanas, 205 Orang Tewas
Serangan ke Tripoli dalam Semalam Tewaskan Hampir 180 Orang
Khalifa Haftar, Jenderal Pemberontak Libya Mantan Kepercayaan Qadafi
Serangan Udara Hantam Bandara di Libya
Bandara Ibu Kota Libya Diserang, Penumpang Dievakuasi

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.