Aturan Pembatasan Dicabut Pekan Depan, Selandia Baru akan Kembali ke Kehidupan Normal

Aturan Pembatasan Dicabut Pekan Depan, Selandia Baru akan Kembali ke Kehidupan Normal
DUNIA | 3 Juni 2020 14:04 Reporter : Iqbal Fadil

Merdeka.com - Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan dia akan mencabut semua aturan jarak sosial, kecuali penutupan perbatasan internasional, untuk mengembalikan kehidupan normal di negaranya pada awal pekan depan.

Senin pekan depan, Ardern akan memutuskan apakah Selandia Baru siap beralih ke kewaspadaan level 1, lebih dari dua bulan setelah ia memberlakukan penguncian ketat level 4 dengan menutup sebagian besar bisnis dan memaksa warganya tinggal di rumah sebagai respons terhadap pandemi virus corona.

Menurut Ardern, menunggu hingga Senin akan memungkinkan ia mengamati apakah perubahan terbaru seperti penghapusan pembatasan jumlah orang di bar-bar dan di pertemuan sosial, telah menyebabkan peningkatan kasus.

"Jika tidak (menyebabkan peningkatan kasus), maka kita dalam posisi yang bagus untuk bergerak," kata Ardern dalam konferensi pers yang disiarkan melalui televisi, Rabu (3/6) seperti dikutip Reuters.

Di bawah kewaspadaan level 1, tidak ada aturan untuk menjaga jarak fisik atau membatasi jumlah orang di tempat-tempat seperti bar, klub, gereja, dan tempat olahraga.

Namun, akan ada perubahan besar dalam normalisasi pra-pandemi, tanpa ada rencana segera untuk membuka perbatasan Selandia Baru.

Negara itu tidak mencatat kasus baru COVID-19 selama 12 hari berturut-turut hingga Rabu, dan hanya memiliki satu kasus aktif.

1 dari 1 halaman

Keputusan Ardern untuk segera memberlakukan salah satu penguncian paling ketat di dunia telah dipuji dengan menghambat penyebaran Covid-19 di Selandia Baru, yang telah melaporkan total 1.504 kasus dan 22 kematian.

Ardern mengatakan fokus di bawah kewaspadaan level 1 akan beralih ke langkah-langkah kesehatan masyarakat dan kebersihan pribadi dasar seperti mencuci tangan secara teratur, isolasi diri oleh siapa pun yang memiliki gejala seperti flu, dan pelacakan kontak.

Pemerintah akan bekerja dengan penyelenggara acara berskala besar untuk mengembangkan 'kode COVID' sukarela, yang akan membantu pihak berwenang untuk melacak kontak jika diperlukan. (mdk/bal)

Baca juga:
[Video] PM Selandia Baru Alami Gempa Ketika Diwawancara Televisi
Jacinda Ardern Jadi PM Selandia Baru Paling Populer Abad Ini
PM Selandia Baru Usulkan Kerja 4 Hari Sepekan untuk Pulihkan Ekonomi karena Covid-19
PM Selandia Baru Ditolak Masuk ke Sebuah Kafe karena Penuh dan Aturan Jaga Jarak
Kunci Selandia Baru Berhasil Kalahkan Covid-19: Konsisten
Selandia Baru Laporkan Tak Ada Kasus Baru Covid-19

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Menjawab Keluhan, Menyiasati Keadaan - MERDEKA BICARA with Ganjar Pranowo

5