Australia Bakal Izinkan 100.000 Penonton Bola ke Stadion Tanpa Masker

Australia Bakal Izinkan 100.000 Penonton Bola ke Stadion Tanpa Masker
Warga Melbourne Berjemur di Pantai. ©2020 AFP/WILLIAM WEST
DUNIA | 22 April 2021 19:04 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Di saat dunia masih berjibaku dengan meningkatnya kasus Covid-19, Australia mengambil langkah maju menuju kehidupan normal. Akhir pekan ini 100.000 penonton akan memadati stadion untuk menyaksikan pertandingan bola tanpa harus memakai masker.

Pemerintah Australia mampu mengendalikan pandemi dengan menutup arus kedatangan internasional dan tindakan testing serta penelusuran kontak yang masif. Kondisi ini membuat rakyat Australia bisa sedikit merasakan kebebasan. Namun di tengah kesuksesan itu Australia kini berisiko kekurangan pasokan vaksin dan lambatnya pemulihan ekonomi.

Sektor pariwisata internasional dan kegiatan pendidikan tampaknya punya peluang kecil untuk pulih dengan cepat sampai arus kedatangan dibuka kembali dan hal itu hanya bisa dilakukan jika sebagian populasi sudah menjalani vaksinasi. Australia menduduki posisi ke-93 menurut data Global Vaccine Tracker Bloomberg dalam kemampuan vaksinasi dengan 1,7 dosis yang baru disuntikkan bagi 26 juta populasi, atau sekitar 3,2 persen.

Jadwal target vaksinasi untuk seluruh rakyat Australia yang direncanakan Oktober tampaknya akan molor hingga awal tahun depan di saat Perdana Menteri Scott Morrison akan menghadapi pemilu.

Australia termasuk negara yang dinilai berhasil menangani pandemi seperti Selandia Baru, Korea Selatan, Taiwan, namun dalam hal vaksinasi Negeri Kanguru masih tertinggal dari negara lain seperti Amerika Serikat, Inggris, dan negara Eropa.

Menurut jajak pendapat Essential Report yang dipublikasikan pekan lalu, sekitar 52 persen rakyat menilai pemerintah lamban dalam pelaksanaan vaksinasi. Sebanyak 42 persen menyalahkan pemerintah dan 24 persen lainnya mengatakan karena alasan pasokan internasional. (mdk/pan)

Baca juga:
Rekor Baru, Satu Hari 2.023 Orang Meninggal karena Covid-19 di India
Israel Cabut Kewajiban Pemakaian Masker untuk Cegah Covid-19
Perawat di Brasil Berikan Genggaman Palsu untuk Temani Pasien Covid-19
CDC AS: Risiko Virus Corona Menular Melalui Permukaan Rendah
Ilmuwan Inggris Uji Coba Apakah Pasien Sembuh Bisa Tertular Lagi Covid-19
Lebih dari 3 Juta Orang di Seluruh Dunia Meninggal karena Covid-19
Diterjang Tsunami Covid-19, Tabung Oksigen Melonjak di India
RS di India Krisis, Satu Tempat Tidur untuk Dua Pasien Covid-19
India Catat Rekor Kasus Covid-19 Tertinggi Saat Perayaan Festival Sungai Gangga
Penelitian: Pasien Covid-19 yang Malas Gerak Kemungkinan Lebih Cepat Meninggal

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami