Bakal Izinkan Umrah Terbatas, Arab Saudi Siapkan Aturan Keramaian

Bakal Izinkan Umrah Terbatas, Arab Saudi Siapkan Aturan Keramaian
Suasana Menyambut Malam Lailatul Qadar di Masjidil Haram. ©2020 Saudi Press Agency/Handout via REUTERS
DUNIA | 30 Juni 2020 14:04 Reporter : Iqbal Fadil

Merdeka.com - Badan Arab Saudi untuk Urusan Masjidil Haram di Mekkah sedang menyiapkan aturan pengendalian kerumunan dalam rangka persiapan pembukaan sebagian masjid Masjidil Haram dan Ka'bah.

Demi mengendalikan wabah virus corona, Masjidil Haram dan halamannya akan beroperasi pada kapasitas 40 persen. Demikian seperti dilansir Al Arabiya, Selasa (30/6).

Bagi jemaah umrah, akan diminta untuk mengurus izin sebelum tiba di Masjidil Haram melalui aplikasi Tawakkalna sehingga pihak berwenang dapat membatasi jumlah orang yang memasuki masjid.

Kamera pemantau suhu tubuh akan dipasang di semua pintu masuk masjid dan titik masuk dan keluar yang terpisah akan ditetapkan untuk pengunjung.

Setiap jemaah yang kedapatan mencatat suhu tinggi akan dicegah memasuki masjid dan akan dirujuk ke dokter yang disiapkan dari kementerian kesehatan.

Tindakan menjaga jarak sosial akan diberlakukan setiap saat untuk mencegah keramaian, sementara masker wajib bagi semua pengunjung.

Lantai masjid pertama dan kedua akan dialokasikan untuk mereka yang melakukan tawaf. Orang lanjut usia dan orang-orang dengan kebutuhan khusus akan diizinkan untuk menggunakan lantai dua.

Tawaf adalah ritual mengelilingi Ka'bah tujuh kali sebagai bagian dari Umrah atau Haji di Mekah.

Area Haram pusat, yang terdekat dengan Ka'bah, mungkin ditutup bagi pengunjung, terutama pada hari Jumat untuk membatasi keramaian.

Baca Selanjutnya: Protokol Kesehatan Haji...

Halaman

(mdk/bal)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami