Baru 5 Hari Menjabat, Presiden Sementara Peru Mundur di Tengah Memanasnya Demonstrasi

Baru 5 Hari Menjabat, Presiden Sementara Peru Mundur di Tengah Memanasnya Demonstrasi
manuel merino. ©Reuters
DUNIA | 16 November 2020 12:04 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Presiden sementara Peru, Manuel Merino, mengundurkan diri kurang dari sepekan setelah menjabat, setelah demonstrasi dalam semalam yang menuntut pengunduran dirinya dan bentrokan yang menyebabkan dua orang tewas dan puluhan lainnya terluka.

"Saya ingin seluruh negara mengetahui bahwa saya mengundurkan diri," ujarnya dalam pidato yang disiarkan televisi pada Minggu, dilansir Aljazeera, Senin (16/11).

Merino menambahkan, keputusan itu tak dapat ditarik kembali dan menyerukan perdamaian dan persatuan.

Merino menjabat sebagai presiden sementara pada Selasa setelah oposisi yang mendominasi kursi Kongres memilih memecat pendahulunya Martin Vizcarra karena dugaan suap. Vizcarra membantah tuduhan tersebut.

Para pengunjuk rasa mengecam naiknya Merino ke tampuk kekuasaan, menuduh badan legislatif melakukan kudeta parlemen. Unjuk rasa berlangsung damai hingga Sabtu malam.

Ombudsman Peru di Twitter pada Sabtu malam menyampaikan pasukan keamanan mulai "menyalahgunakan kekuatan dan menembakkan gas air mata tanpa alasan" terhadap para pengunjuk rasa yang berkumpul di pusat ibu kota Lima.

Baca Selanjutnya: Puluhan Orang Hilang...

Halaman

(mdk/pan)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami