Baru Pertama Kali Terjadi, Taliban Kembalikan Uang Jemaah Haji yang Kelebihan Bayar

Baru Pertama Kali Terjadi, Taliban Kembalikan Uang Jemaah Haji yang Kelebihan Bayar
Pantauan Masjidil Haram dari Ketinggian. ©2022 REUTERS/Mohammed Salem
DUNIA | 15 September 2022 16:42 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Pemerintah Taliban mengumumkan akan mengembalikan uang jemaah haji yang kelebihan bayar biaya naik haji tahun ini.

Pada musim haji 2022, jemaah haji Afghanistan mengeluarkan biaya sebesar USD4.130 atau sekitar Rp61 juta. Namun, biaya yang dikeluarkan ternyata lebih kecil dari ongkos yang disetorkan tersebut.

"Kementerian Haji dan Urusan Islam mengumpulkan USD4.130 per jemaah selama musim haji. Dari jumlah tersebut, hanya USD3,614 (sekitar Rp53 juta) yang dihabiskan, oleh karena itu sisanya akan dikembalikan ke jemaah," jelas penjabat Menteri Haji dan Urusan Islam Afghanistan, Shaikh Noor Mohammad Saqib kepada wartawan dan jemaah haji pekan ini, dikutip dari laman The Kabul Times, Kamis (15/9).

Saqib menyampaikan, kementerian akan mengembalikan uang sebesar USD515 atau sekitar Rp7,6 juta untuk masing-masing jemaah haji di seluruh Afghanistan. Dia menambahkan, penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berlangsung lancar.

Kementerian Haji dan Urusan Islam Afghanistan mengumpulkan total USD53 juta atau sekitar Rp790 juta dana haji dari 13.000 lebih jemaah pada musim haji tahun ini, tapi yang terpakai hanya USD46 juta atau Rp685 juta. Ini pertama kalinya pemerintah mengembalikan sisa kelebihan biaya haji yang disetorkan jemaah. (mdk/pan)

Baca juga:
Baku Tembak Tentara Pakistan dan Taliban, 9 Orang Tewas
ISIS Klaim Bertanggung Jawab Atas Bom Bunuh Diri di Kedubes Rusia di Kabul
Taliban Sebut Islam Bolehkan Perempuan Sekolah dan Bekerja
PBB: 6 Juta Warga Afghanistan Terancam Kelaparan
Taliban Tuding Pakistan Izinkan Drone AS Lewati Wilayah Udaranya Menuju Afghanistan

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini