Benarkah Pemerintah China Tutupi Angka Sebenarnya Korban Virus Corona?

Benarkah Pemerintah China Tutupi Angka Sebenarnya Korban Virus Corona?
DUNIA | 28 Januari 2020 07:17 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Sejak merebaknya wabah virus corona yang secara resmi diumumkan oleh China pada 31 Desember 2019, gambaran utuh tentang kasus ini masih belum sepenuhnya jelas bagi warga dunia. Butuh waktu selama tujuh hari untuk melaporkan korban meninggal pertama, yakni pada 7 Januari dan kemudian angka korban meninggal tiba-tiba begitu cepat bertambah dalam empat hari kemudian.

Menurut informasi terakhir kemarin, sejauh ini sudah 80 orang meninggal di China akibat virus corona dan sebanyak lebih dari 2.000 lainnya terinfeksi virus yang berasal dari hewan itu. Saat ini juga ada lebih dari 20 kota di China yang dikarantina.

Angka sebenarnya mencapai 100.000?

Dilansir dari laman International Business Times, Senin (27/10), berdasarkan kondisi saat ini, sejumlah ahli memperkirakan angka korban terinfeksi corona bisa mencapai 100.000 orang sementara angka resmi dari pemerintah China masih di bawah 3.000 orang, sebagian besar adalah korban di Wuhan, pusat awal mual virus ini merebak.

Baca Selanjutnya: Pengakuan Perawat di Wuhan...

Halaman

(mdk/pan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami