Bentrokan Antar Geng di Prancis, Dua Remaja Tewas Kena Tikam

Bentrokan Antar Geng di Prancis, Dua Remaja Tewas Kena Tikam
ilustrasi pembunuhan. sxc.hu
DUNIA | 25 Februari 2021 16:52 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Pemerintah Prancis pada Selasa malam mengerahkan pasukan polisi ke dua daerah pinggir kota Paris untuk menangani kekerasan geng setelah remaja 14 tahun ditikam sampai tewas dalam bentrokan terpisah.

Dua pembunuhan tersebut terjadi kurang dari 24 jam di wilayah Essonne, selatan Paris.

Insiden pertama terjadi pada Senin, di mana gadis remaja 14 tahun tewas karena luka tikaman di perut dalam bentrokan belasan pemuda di luar sekolah di kota Saint-Cheron, 50 kilometer selatan Paris. Enam anak usia antara 13 dan 16 tahun telah ditangkap terkait kematian gadis tersebut.

Dikutip dari France 24, Kamis (25/2), salah satu tersangka yang diketahui polisi, mengaku melakukan pukulan fatal dengan pisau saku, menurut jaksa penuntut umum di wilayah itu, Caroline Nisand.

Penikaman kedua terjadi pada Selasa di kota Boussy-Saint-Antoine, 45 kilometer di wilayah timur, di mana remaja laki-laki 14 tahun tewas karena tikaman di perut, menurut pihak berwenang setempat kepada AFP.

Sementara itu, remaja laki-laki 13 tahun juga terluka parah setelah ditikam di leher selama bentrokan geng 30 anak muda di dua wilayah di Boussy-Saint-Antoine. Tersangka penikaman menyerahkan diri ke polisi.

Kematian remaja ini terjadi setelah kemarahan bulan lalu terkait video remaja 15 tahun di selatan Paris yang dipukul anggota geng sampai membuatnya koma.

Baca Selanjutnya: Dampak media sosial...

Halaman

(mdk/pan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami