Bertemu di Gedung Putih, Trump Sebut Dirinya Penggemar Berat Erdogan

DUNIA | 14 November 2019 14:59 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Dalam pertemuan dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kemarin di Gedung Putih, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan dirinya adalah penggemar berat Erdogan. Meski Turki melancarkan serangan militer ke pasukan milisi Kurdi dukungan AS di Suriah, Trump masih juga sejawatnya itu.

"Saya penggemar berat Erdogan dan saya tahu gencatan senjata sedang dalam proses dan prosesnya cukup cepat," kata Trump dalam jumpa pers bersama Erdogan di Ruang Timur Gedung Putih, seperti dilansir laman CNN, Kamis (14/11).

Dalam pertemuan di Ruang Oval sebelum jumpa pers, Trump menyampaikan terima kasih kepada Erdogan dan mengatakan AS ingin mengubah kebijakan dengan lebih memprioritaskan keamanan perbatasan negaranya ketimbang perbatasan negara lain.

"Saya ingin berterima kasih kepada presiden (Erdogan) atas tugasnya selama ini. Ini persoalan perbatasan yang sudah berlangsung ribuan tahun, antara negara-negara ini dan negara lain yang terlibat dalam jarak 7.000 mil jauhnya," kata Trump. "Jadi kami mau mengurusi urusan kami sendiri."

1 dari 1 halaman

Pembahasan pembelian F-35

Trump juga menyebut dia dan Erdogan adalah "teman baik sejak hari pertama". Dia menyebut banyak orang Turki tewas di kawasan konflik itu (perbatasan Suriah-Turki) dan itu bukanlah masalah yang tidak bisa diselesaikan.

Tak hanya itu, Trump juga mengatakan dia dan Erdogan akan membahas soal sistem pertahanan Rusia S-400 yang sudah dibeli Turki. AS menolak program pembelian jet tempur F-35 oleh Turki setelah negara itu memutuskan lebih memilih S-400 yang bisa menjadi ancaman bagi pesawat-pesawat tempur AS dan tidak sesuai dengan kesepakatan sistem NATO. Turki juga bisa dikenai sanksi AS karena membeli persenjataan buatan Rusia.

Ketika ditanya wartawan apakah Turki bisa memakai sistem pertahanan S-400 dan sekaligus membeli F-35 AS, Trump mengatakan dia dan Erdogan sedang membicarakan soal itu. (mdk/pan)

Baca juga:
Tajir Melintir, 5 Tokoh Ini Berniat Maju Capres Amerika Serikat 2020
Sidang Pertama Pemakzulan Trump Akan Disiarkan Langsung Pekan Depan
Geng Narkoba Diduga Bunuh Sembilan Warga AS di Meksiko
Paula White, Guru Spiritual Trump yang Kini Jadi Pegawai Gedung Putih
Menantu Donald Trump Izinkan Saudi Tangkap Jamal Khashoggi
Turki Akan Pulangkan Tahanan ISIS ke Negara Asalnya