Bill Gates Soal Covid-19 di AS: Musim Gugur akan Lebih Buruk daripada Musim Panas

Bill Gates Soal Covid-19 di AS: Musim Gugur akan Lebih Buruk daripada Musim Panas
DUNIA | 15 Oktober 2020 16:06 Reporter : Iqbal Fadil

Merdeka.com - Miliarder pendiri Microsoft Bill Gates kembali mengkritik langkah-langkah yang telah dilakukan pemerintah Amerika Serikat terhadap pandemi virus corona. Gates menilai, keadaan hanya akan menjadi lebih buruk dalam jangka pendek.

"Musim gugur akan menjadi lebih buruk daripada musim panas," kata Gates kepada POLITICO seperti dikutip Yahoo News, Kamis (15/10).

"Semua angka terus bertambah dan selalu ada peluang yang sangat bagus, bahwa kita akan melihat lebih banyak penularan. Sampai alat baru datang, yang kita bisa kita lakukan hanyalah (mengubah) perilaku kita, memakai masker," ujarnya.

Ada lebih dari 7 juta kasus yang dikonfirmasi di AS, dan setidaknya 210.000 orang telah meninggal. Dan menurut Satuan Tugas Gedung Putih, 26 negara bagian sekarang berada di zona merah virus corona untuk kasus baru minggu ini, dengan 24 di zona kuning dan tidak ada di zona hijau.

Gates dan istrinya, Melinda, yang mendirikan Bill and Melinda Gates Foundation, telah menyumbangkan ratusan juta dolar untuk penelitian, pengobatan, dan pengujian virus corona, bersama dengan pencarian vaksin.

Awal tahun ini, Gates menyusun rencana tiga bagian untuk memberantas virus corona: mengembangkan kapasitas untuk membuat vaksin yang diperlukan, memperoleh dana untuk membayar vaksin, dan menciptakan sistem untuk mengirimkan vaksin ke seluruh dunia.

"Untuk mengalahkan pandemi Covid-19, dunia membutuhkan lebih dari sekadar ilmu pengetahuan terobosan," kata Gates dalam pernyataan sebelumnya.

"Itu membutuhkan terobosan kemurahan hati. Ketika vaksin Covid-19 siap, pendanaan ini dan koordinasi global akan memastikan bahwa orang di seluruh dunia akan dapat mengaksesnya," imbuhnya.

Aksesibilitas telah menjadi sesuatu yang dikritik Gates dalam beberapa kesempatan. Dalam wawancara baru-baru ini dengan Meet the Press NBC, dia mengatakan bahwa AS "menjalankan sistem pengujian terburuk, dalam hal siapa yang mendapat akses ke sana, dari negara mana pun."

Baca Selanjutnya: Optimistis Vaksinasi...

Halaman

(mdk/bal)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami