Brasil Izinkan Penggunaan Vaksin Sinovac Walaupun Efektivitas Hanya 50,4 Persen

Brasil Izinkan Penggunaan Vaksin Sinovac Walaupun Efektivitas Hanya 50,4 Persen
Wali Kota Rio de Janeiro, Marcelo Crivella (kanan) bersama Presiden Brasil, Jair Bolsonaro (kiri) me. ©France 24
DUNIA | 18 Januari 2021 15:45 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Regulator kesehatan di Brasil, Anvisa memberi lampur hijau untuk vaksin China Sinovac dan vaksin Oxford-AstraZeneca. Dua vaksin ini akan didistribusikan ke 27 negara bagian.

Program vaksin Brasil dimulai lebih lambat dari sejumlah negara lain di kawasan itu. Hal ini terlepas dari parahnya epidemi, dan jumlah kematian tertinggi kedua di dunia.

Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, yang meremehkan pandemi sejak awal, menuai kecaman baru dalam beberapa bulan terakhir karena Brasil telah melalui gelombang kedua virus yang menghancurkan.

Pada Minggu, pihak berwenang melaporkan 551 kasus kematian baru, pertama kali dalam enam hari kasus kematian kurang dari seribu. Secara keseluruhan, lebih dari 209.000 kematian terkait Covid telah dicatat di Brasil

Lebih dari 8,4 juta infeksi telah dikonfirmasi sejak dimulainya pandemi - tertinggi ketiga di dunia.

Menteri Kesehatan Brasil, Eduardo Pazuello menyampaikan kepada wartawan, program vaksinasi nasional untuk 211 juta penduduk akan dimulai dalam beberapa hari ke depan. Dua pusat biomedis Brasil diizinkan untuk memberikan suntikan vaksin.

Dilansir BBC, Senin (18/1), tak lama setelah Anvisa memberikan persetujuan, seorang perawat berusia 54 tahun, Monica Calazans di Sao Paulo menjadi orang pertama yang disuntik dengan CoronaVac, vaksin yang dikembangkan Sinovac.

Vaksinasi ini dilaksanakan di bawah pemerintah negara bagian Sao Paulo, yang dipimpin saingan politik utama Bolsonaro, Joao Doria.

Sebelumnya pada pekan ini para peneliti menyampaikan vaksin China itu memiliki efektivitas 50,4 persen dalam uji coba klinis di Brasil. Hasil ini kurang efektif dibandingkan data sebelumnya,

CoronaVac juga digunakan di China, Indonesia dan Turki.

Baca Selanjutnya: Berita ini muncul setelah dilaporkan...

Halaman

(mdk/pan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami