Cerita Orang China Alami Rasisme di Jerman, Ditolak Berobat ke Dokter

Cerita Orang China Alami Rasisme di Jerman, Ditolak Berobat ke Dokter
DUNIA | 21 Februari 2020 11:37 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Berbagai negara telah melakukan upaya untuk mencegah penyebaran virus lebih lanjut ke warga negaranya. Sejumlah negara juga telah menyampaikan dukungan mereka kepada China untuk memerangi virus ini. Meski begitu, rasisme dan perlakuan semena-mena kemudian menimpa warga keturunan China yang berada di luar negeri.

Salah satunya adalah Sammi Yang, dia menyadari adanya ketidakberesan ketika ingin memeriksakan dirinya ke dokter. Yang tinggal di kota Berlin, Jerman, jauh dari China, tapi itu tak membuatnya terhindar dari perlakuan rasisme dari warga setempat. Mengutip dari BBC pada Kamis (20/2), ketika pengunjung lain mengantre di dalam ruangan, Yang secara tegas dilarang masuk ke gedung tersebut.

Yang yang berprofesi sebagai seorang make-up artist, harus menunggu di luar gedung, di tengah dinginnya kota yang membuatnya kedinginan.

Ketika Yang menunggu di luar gedung, seorang dokter tiba-tiba muncul dan berkata,"Ini bukan masalah personal, tapi kami tidak menerima pasien China saat ini karena virus berasal dari sana."

Baca Selanjutnya: Yang mengaku tidak memiliki kesempatan...

Halaman

(mdk/pan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami