China akan luncurkan bulan buatan tahun 2020, lebih terang dari yang asli

China akan luncurkan bulan buatan tahun 2020, lebih terang dari yang asli
Fenomena Supermoon. ©Reuters
DUNIA | 21 Oktober 2018 14:03 Reporter : Tim Merdeka

Merdeka.com - Terobosan di China baru-baru ini membuat heboh publik. Bagaimana tidak, China khususnya kota Chengdu dilaporkan akan meluncurkan 'bulan' buatan pada tahun 2020 mendatang.

"Bulan" ini nantinya akan memiliki cahaya delapan kali lebih terang dari Bulan yang asli. Tujuan utama diluncurkannya bulan dalam bentuk satelit penerangan ini adalah untuk menggantikan lampu kota yang menerangi kota Chengdu, China dan sekitarnya. Tentu tak sebesar bulan yang asli.

Nantinya satelit bulan buatan ini akan memancarkan sinar di area dengan diameter 10 sampai 80 kilometer. Satelit bulan ini akan memiliki lapisan yang dapat memantulkan cahaya dari matahari dengan sayap seperti panel surya. Sayap-sayap ini nantinya bisa dikendalikan untuk menyinari daerah-daerah tertentu.

Sebelum diluncurkan 2 tahun mendatang, pengujian satelit penerangan ini memang sudah dilakukan sejak bertahun-tahun lalu. Hingga kini sedang dalam tahap pematangan teknologi. Jika nantinya terobosan ini berhasil diluncurkan, bulan buatan ini diharapkan bisa mengurangi pemakaian listrik untuk penerangan kota.

Terlepas dari itu, bulan buatan ini juga diharapkan bisa menarik banyak turis asing untuk berkunjung ke kota Chengdu.

(mdk/ian)

Baca juga:
Sederet pengekangan dialami muslim Uighur di China
Palsukan kematian, pria China malah ditinggal bunuh diri istri dan anaknya
Malaysia bebaskan 11 tahanan Uighur karena mereka tidak bersalah
Cegah paham ekstremisme, China gelar kampanye anti-halal
China revisi undang-undang, penahanan umat muslim Uighur dinyatakan legal
AS tuding China mata-matai industri penerbangan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami