Hot Issue

China dan Asia di Mata Trump dan Biden Empat Tahun ke Depan

China dan Asia di Mata Trump dan Biden Empat Tahun ke Depan
DUNIA | 27 Oktober 2020 06:33 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Pemilu presiden Amerika Serikat akan berlangsung kurang dari dua pekan lagi. Visi misi kedua kandidat capres yaitu petahana Donald Trump dan capres dari Demokrat Joe Biden banyak disorot khususnya terkait kebijakan luar negeri mereka jika terpilih nanti.

Ada perbedaan besar kebijakan luar negeri kedua kandidat ini. Seperti yang ditulis Profesor Michael Wesley dalam opininya yang terbit di South China Morning Post, Senin (26/10).

Wesley adalah Deputi Wakil Penanggung Jawab Internasional Universitas Melbourne, Australia.

Perbedaan kedua kandidat menurutnya mencakup dunia dan masalah: mulai dari perubahan iklim, multilateralisme, perdagangan, dan aliansi, hingga Korea Utara, Iran, Israel, dan WHO, dan seterusnya.

Biden adalah penjaga salah satu kepercayaan tertua dalam tradisi politik Amerika; bahwa Amerika Serikat adalah eksperimen besar yang kekayaan dan kekuatannya merupakan bukti kebenaran abadi dari nilai-nilainya. Tanggung jawab yang menyertai kekayaan dan kekuasaannya adalah kepemimpinan - kata yang paling mencirikan garis besar platform kebijakan luar negerinya Biden.

Bagi Biden, tidak akan ada kebesaran Amerika tanpa kepemimpinan Amerika; Amerika yang tidak memimpin, menurut definisi, tidak bisa menjadi hebat.

Baca Selanjutnya: Virus China...

Halaman

(mdk/pan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami