Corona di Negeri Konflik, Afghanistan Bersiap Hadapi Wabah

Corona di Negeri Konflik, Afghanistan Bersiap Hadapi Wabah
Bom di Afghanistan. ©2019 REUTERS/Omar Sobhani
DUNIA | 26 Februari 2020 18:03 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Afghanistan kini tengah bersiap menghadapi wabah virus corona (Covid-19) ketika negara itu mendapati kasus pertamanya di Provinsi Herat bagian barat, yang berbatasan dengan Iran.

Dikutip dari laman the Guardian, Rabu (26/2), tujuh lagi kasus yang dicurigai telah diidentifikasi di Herat, dan tiga kasus di Provinsi terdekat Farah dan Ghor.

Menurut informasi dari pejabat Iran, penduduk Herat yang terinfeksi belum lama kembali dari Kota Qom di Iran, di mana wabah Covid-19 telah menewaskan sedikitnya 16 orang dan menginfeksi puluhan lainnya.

Dewan keamanan nasional Afghanistan mengumumkan pada hari Senin, semua perjalanan udara ke dan dari Iran telah ditunda dan perbatasan telah ditutup.

Diperkirakan 3.000 orang menyeberang antara Iran dan Afghanistan secara ilegal setiap hari.

Sampel telah dikirim dari Herat ke laboratorium kesehatan masyarakat pusat Kabul untuk pengujian. Laboratorium di Kabul adalah satu-satunya di negara berpenduduk 35 juta orang yang dapat menguji virus tersebut dan hanya memiliki tiga mesin.

Alimi Sahib, manajer proyek di lab, mengatakan lebih banyak peralatan pengujian diperlukan. “Kita perlu mendesentralisasi ke tingkat regional, terutama karena hasil tes memakan waktu antara empat hingga enam jam.

"Jika ada lebih banyak kasus di provinsi-provinsi di masa depan, kami tidak dapat terus mengirim semuanya ke Kabul," katanya.

Baca Selanjutnya: Banyaknya Dana yang Dibutuhkan...

Halaman

(mdk/pan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami