Desa India Tempat Kasus Pemerkosaan Massal Rusuh, Polisi Berlakukan UU Darurat

Desa India Tempat Kasus Pemerkosaan Massal Rusuh, Polisi Berlakukan UU Darurat
DUNIA | 1 Oktober 2020 18:09 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Kepolisian India menerapkan UU darurat pada Kamis di sebuah desa di mana seorang perempuan dari suku Dalit diperkosa dan dibunuh, melarang perkumpulan lebih dari lima orang setelah bentrokan pecah menyusul upacara kremasi korban.

Pihak berwenang mengatakan, korban gadis 19 tahun itu meninggal karena luka yang dideritanya pada Selasa, setelah diserang dan diperkosa massal pada 14 September di sebuah lapangan dekat rumahnya di distrik Hathras, 100 km dari New Delhi.

Polisi telah menangkap empat pria berkaitan dengan kejahatan tersebut.

Dilansir Reuters, Kamis (1/10), bentrokan antara pengunjuk rasa dan polisi pecah di distrik di negara bagian utara Uttar Pradesh itu pada Rabu setelah polisi mengkremasi jenazah korban.

Kakak korban kepada Reuters mengatakan, kremasi tak sesuai dengan keinginan keluarga yang ingin menyelenggarakan acara pemakaman sendiri. Namun pejabat lokal membantah hal ini.

Sebanyak 25 orang ditangkap berkaitan dengan bentrokan, menurut laporan informasi polisi. Saksi mata mengatakan kepada Reuters, polisi menggunakan tongkat selama bentrokan.

Baca Selanjutnya: India adalah salah satu negara...

Halaman

(mdk/pan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami