Hot Issue

Di Balik Tetesan Air Mata Kim Jong-un, Dinilai Ada Strategi Propaganda

Di Balik Tetesan Air Mata Kim Jong-un, Dinilai Ada Strategi Propaganda
DUNIA | 15 Oktober 2020 07:22 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Kerap terlihat semringah saat peluncuran rudal atau memimpin rapat resmi, pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menampakkan citra berbeda: terharu dan menyesal.

Saat parade militer akhir pekan kemarin ketika memamerkan rudal balistik terbesar antar benua dan terbaru Pyongyang, suara Kim bergetar saat dia menyampaikan "air mata syukur" atas usaha rakyatnya.

Dia berulang kali dan terang-terangan berterima kasih kepada warganya dan militer atas kesetiaan mereka dan karena tetap sehat di tengah pandemi global virus corona, yang dia klaim tak menimbulkan satu kasus pun di Korea Utara.

Kim menutup perbatasan negaranya pada Januari untuk menghentikan virus, sebuah langkah yang menurut para analis telah memperburuk efek sanksi internasional yang dijatuhkan atas program senjata terlarang Korea Utara.

Baca Selanjutnya: Permintaan maaf kedua...

Halaman

(mdk/pan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami