Di Tengah Merebaknya Pandemi Corona, Bantuan Itu Datang dari Taliban

Di Tengah Merebaknya Pandemi Corona, Bantuan Itu Datang dari Taliban
DUNIA | 7 April 2020 06:23 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Ketika Khairullah diundang menghadiri pertemuan selepas Salat Jumat 27 Maret lalu di Provinsi Jawzjan, Afghanistan, dia tidak siap dengan apa yang akan dia saksikan.

Pria 55 tahun dan tetangganya itu disambut oleh para anggota Taliban yang menyandang senjata AK-47 dan berpakaian alat pelindung diri (APD) untuk pelatihan pencegahan virus corona.

"Kira-kira sepekan sejak Taliban menggelar kampanye kesadaran virus corona mereka mulai menyerukan warga agar memakai masker dan sarung tangan. Mereka juga membahas soal mencuci tangan dengan sabun dan hal-hal seperti itu," kata Khairullah kepada Aljazeera dalam suatu sambungan telepon dari desanya di Distrik Darzaab yang dikuasai Taliban.

"Mereka juga mengumumkan larangan warga berkumpul, acara pernikahan, dan meminta warga salat di rumah, bukan di masjid," kata dia, seperti dikutip laman Aljazeera, Senin (6/4).

Afghanistan saat ini memiliki 400 lebih kasus corona dan negara itu khawatir akan merebaknya covid-19 lebih luas di negara yang bertahun-tahun mengalami konflik, pengungsi, dan kemiskinan.

"Kami diminta oleh komisi kesehatan kami untuk mengadakan kampanye kesadaran warga di wilayah yang kami kuasai. Kami juga membagikan selebaran yang berisi nasihat dan anjuran pencegahan virus corona di distrik ini," kata Qari Khalid Hijran yang menyebut dirinya direktur kesehatan masyarakat yang baru ditunjuk oleh Taliban di Provinsi Beghlan.

1 dari 2 halaman

Hampir sulit dipercaya oleh banyak warga Afghanistan, tindakan Taliban itu disambut baik oleh Kementerian Kesehatan Masyarakat.

"Kami melihat banyak foto beredar di media sosial memperlihatkan kegiatan Taliban itu. Terlepas dari niat mereka, kami menghargai kerja sama dari siapa pun atau kelompok mana pun dalam memerangi virus corona ini," kata Wahidullah Mayar, penasihat Kementerian Kesehatan Masyarakat kepada Aljazerra.

Sejumlah foto yang dibagikan oleh Khairullah dan Taliban memperlihatkan pelatihan menghadapi virus corona. Sejumlah pria memakai pakaian pelindung dan masker, membawa semprotan disinfektan sekaligus senjata berat. Mereka berdiri di depan sebuah spanduk besar bertuliskan instruksi untuk menghindari virus corona.

Spanduk itu dibuat oleh "Komisi Umum untuk Kesehatan Masyarakat" di bawah naungan Taliban. Dalam spanduk itu juga disebutkan hal-hal yang harus dilakukan warga, termasuk salat lima waktu, makan makanan halal dan juga nasihat kesehatan.

"Kami juga menyediakan penduduk desa sayuran-sayuran yang kaya vitamin C untuk meningkatkan daya tahan tubuh," kata Hijran.

2 dari 2 halaman

Jaminan Keamanan bagi Petugas Medis

bagi petugas medis rev1

Meski masih ada kekhawatiran apakah komisi kesehatan di bawah naungan Taliban itu memberikan informasi yang sesuai standar kesehatan, Mayar mengatakan kementeriannya juga melakukan kampanye yang sama di seluruh provinsi.

"Kami memberikan layanan kesehatan di semua provinsi melalui petugas medis yang terlatih dan 26 LSM, bahkan di wilayah yang dikuasai Taliban."

Tak hanya itu, Taliban juga menawarkan jaminan keamanan bagi para petugas medis dan organisasi internasional yang ingin membantu mencegah penyebaran virus corona di Afghanistan.

"Kami siap memberi izin dan mendukung para petugas medis pemerintah atau LSM yang bisa membantu di desa-desa kami. Yang perlu mereka lakukan hanyalah meminta izin sebelum datang dan kami bisa mengawal mereka dan mengizinkan mereka bekerja di sini," ujar Hijran.

Bagi warga seperti Khairullah, bantuan kesehatan dari Taliban ini, meski terbatas, tetap diperlukan di tengah krisis ini.

"Virus itu mengancam kita semua, baik Taliban, rakyat sipil atau pemerintah," kata dia. (mdk/pan)

Baca juga:
Afghanistan Bebaskan 10 Ribu Tahanan Cegah Penyebaran Covid-19
Ini Isi Perjanjian Damai Amerika Serikat-Taliban
Virus Corona Menjadi Ancaman Dunia, Ini Tindakan Negara-Negara di Timur Tengah
Presiden Afghanistan Tolak Bebaskan Ribuan Tahanan Taliban
Catatan Penting Perang AS di Afghanistan, Dari 2001 Sampai Kesepakatan Damai 2020
Perjuangan Aktor Afghanistan Talibshah Hosini Tinggal di Penampungan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami