Di Tengah Pandemi Corona, ISIS Masih Beraksi Bunuh 18 Pasukan Pemerintah di Suriah

Di Tengah Pandemi Corona, ISIS Masih Beraksi Bunuh 18 Pasukan Pemerintah di Suriah
DUNIA | 10 April 2020 18:06 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Ekstremis ISIS pada Kamis membunuh sedikitnya 18 pasukan pemerintah dalam sebuah serangan di Suriah tengah.

Pasukan pro pemerintah yang didukung serangan udara Rusia bertarung dengan ekstremis ini di wilayah pinggiran kota Al Sukhna, Provinsi Homs. Demikian disampaikan Pemantau HAM Suriah, dilansir dari Alarabiya, Jumat (10/4).

Serangan udara dan pertempuran itu menewaskan 11 pejuang ISIS.

"Penerbang Rusia terlibat untuk menghentikan anggota ekstremis itu menuju dan mengambil alih kota," kata Kepala Pemantau HAM berbasis di Inggris, Rami Abdel Rahman.

Pasukan pemerintah Suriah mengambil alih Al Sukhna dari ISIS pada 2017.

Abdel Rahman mengatakan, serangan pada Kamis itu adalah serangan paling mematikan sejak Desember, ketika anggota ISIS menyerang tentara garnisun di sebuah fasilitas gas di timur kota Homs, menewaskan empat warga sipil dan 13 tentara atau anggota milisi.

1 dari 1 halaman

ISIS mendeklarasikan negara khilafah di beberapa wilayah Suriah dan Irak pada 2014. Setelah pertarungan bertahun-tahun melawan kelompok teroris ini, pasukan yang didukung Amerika Serikat akhirnya berhasil memukul mundur ISIS dari wilayah terakhirnya di Suriah timur setahun lalu.

Namun pejuang ISIS masih berada di gurun Badia yang membentang di Suriah melintasi Provinsi Homs dan wilayah timur dekat dengan perbatasan Irak.

Perang Suriah telah menewaskan lebih dari 380.000 orang dan menelantarkan jutaan lainnya sejak perang pecah pada 2011. (mdk/pan)

Baca juga:
Benda-Benda Peninggalan Kombatan ISIS di Suriah
Kelompok Militan Curi-Curi Kesempatan di Tengah Pandemi Corona
Pemerintah Data WNI Eks Kombatan ISIS untuk Cegah Masuk RI Secara Ilegal
Anak-Anak Eks Kombatan ISIS Harus Diisolasi Dulu Jika Pulang ke RI
Yasonna Ungkap WNI Eks ISIS 1.276 Orang, Hanya 297 Miliki Paspor
Paspor WNI yang Gabung ISIS Bakal Diblokir Pemerintah

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami