Dianggap Pahlawan Selama Pandemi, Gaji Petugas Kesehatan Prancis Naik Rp3 Juta

Dianggap Pahlawan Selama Pandemi, Gaji Petugas Kesehatan Prancis Naik Rp3 Juta
DUNIA | 15 Juli 2020 09:06 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Pemerintah Prancis menyetujui anggaran untuk kenaikan gaji para petugas kesehatan senilai 8 milyar Euro atau sekitar Rp132 triliun, atas peran mereka dalam memerangi virus corona.

Kesepakatan itu ditandatangani dengan serikat pekerja pada Senin setelah tujuh pekan penuh negosiasi.

Petugas kesehatan telah dipuji sebagai pahlawan selama pandemi dengan berbagai penghargaan publik. Namun mereka menginginkan lebih dari pengakuan dan telah menggelar unjuk rasa untuk menuntut kenaikan gaji dan penganggaran yang lebih baik untuk rumah sakit.

Beberapa pengunjuk rasa didenda karena melanggar aturan jaga jarak sosial. Lebih dari 200.000 infeksi dan 30.000 kematian tercatat di Prancis, salah satu negara paling parah di Eropa.

Setelah kesepakatan dicapai, gaji petugas medis naik rata-rata 183 Euro atau sekitar Rp3 juta sebulan.

Perdana Menteri Prancis yang baru, Jean Castex, memuji kesepakatan itu sebagai "momen bersejarah bagi sistem kesehatan kita".

"Ini pengakuan pertama untuk mereka yang berada di garis depan dalam perang melawan epidemi ini," kata Castex pada upacara penandatanganan kesepakatan, dilansir BBC, Selasa (14/7).

Sebagian besar paket kenaikan gaji akan mencakup upah perawat, pekerja perawatan, dan staf non-medis.

1 dari 1 halaman

Sekitar 450 juta Euro atau sekitar Rp7,4 triliun disiapkan untuk dokter yang bekerja secara eksklusif di sektor publik.

Langkah untuk meningkatkan upah dilakukan sehari sebelum Hari Bastille, hari libur nasional di mana para pekerja kesehatan dipuji atas upaya mereka selama pandemi.

Parade akan diadakan di Place de la Concorde di ibu kota Paris, di mana sekitar 1.400 perawat, dokter, dan perawat akan hadir sebagai tamu kehormatan. (mdk/pan)

Baca juga:
Lockdown Kian Dilonggarkan, Prancis Segera Buka Kembali Pantai
Prancis Latih Anjing Deteksi Virus Corona
Penelitian Prancis: 80 Persen Perokok Lebih Terlindung dari Virus Corona
Pandemi Corona, Cerita Muslim Prancis Yang Tak Bisa Kuburkan Kerabat di Tanah Asal
Peneliti Prancis Siap Uji Coba Teori Nikotin Bisa Bantu Tubuh Perangi Virus Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami