Disebut budak, wanita Saudi gugat perempuan lokal

DUNIA | 3 Februari 2014 22:28 Reporter : Vincent Asido Panggabean

Merdeka.com - Seorang pilot wanita asal Arab Saudi yang memiliki kulit gelap menggugat seorang wanita lokal, setelah memanggil dia 'budak' di laman Twitter miliknya. Korban mengatakan dia berharap dapat memenangkan kasus ini di pengadilan.

Nawal al-Husawi, salah satu dari segelintir perempuan Saudi memenuhi syarat sebagai pilot, mengatakan dia tersinggung ketika wanita tidak disebutkan namanya itu menggambarkan dirinya sebagai Abda (budak) di Twitter, seperti dilansir situs emirates247.com, Senin (3/2).

"Saya mengajukan kasus gugatan terhadap wanita itu karena saya ingin masalah rasisme yang kerap terulang di Arab Saudi dalam cara berbeda," kata Husawi.

"Kasus ini masih berlangsung di pengadilan dan saya optimis. Saya memiliki keyakinan penuh atas sistem peradilan kita," ujar dia kepada situs MZ MZ.

Husawi mengatakan kasus ini melibatkan banyak kejutan dan perkembangan tidak terduga. Namun, dia tidak menjelaskan secara rinci.

Situs MZ MZ tidak menjelaskan di Saudi bagian mana Husawi telah mengajukan kasus pengadilan ini atau menyebut di mana dia bekerja.

(mdk/fas)

TOPIK TERKAIT