Donald Trump Harap Umat Islam Tetap Kuat Rayakan Idulfitri di Tengah Pandemi Covid-19

Donald Trump Harap Umat Islam Tetap Kuat Rayakan Idulfitri di Tengah Pandemi Covid-19
DUNIA | 24 Mei 2020 13:42 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Umat Islam di seluruh dunia melaksanakan Idulfitri pada Minggu (24/5). Dalam kesempatan ini, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan ibu negara, Melania Trump mengucapkan selamat Idulfitri kepada Muslim di seluruh dunia.

Dilansir dari VOA Indonesia, Minggu (24/5), melalui pernyataan tertulis Trump menyampaikan, "Dalam beberapa pekan dan bulan belakangan, kita memerangi virus corona Covid-19 dan kita bergantung pada keyakinan, keluarga, dan teman untuk memandu kita melalui masa yang belum pernah terjadi sebelumnya ini."

"Sementara Muslim merayakan Idulfitri, kami harap mereka menemukan ketenangan dan kekuatan serta kekuatan doa dan ketaatan," ucap Trump

Tahun ini, warga Muslim di AS merayakan Idulfitri di tengah pandemi virus corona dan berbagai aturan karantina wilayah dan pembatasan sosial.

Banyak di antara mereka akan melaksanakan salat Id di rumah, dan menyimak khotbah secara virtual.

1 dari 1 halaman

Pembukaan Masjid dan Gereja

dan gereja rev3

Donald Trump juga telah merencanakan untuk memulai "Transisi Besar" (Great Transition) pada dua bulan ke depan agar negaranya kembali berjalan seperti biasa. Tak hanya dunia usaha, Trump juga ingin gereja, masjid, dan rumah ibadah lain dibuka.

"Saya ingin gereja-gereja kita dibuka dan kami akan segera mengambil posisi kuat terkait hal itu," jelasnya di Gedung Putih.

Ini termasuk dengan masjid yang ikut tutup akibat pandemi virus coron. Ketika ditanya wartawan terkait masjid dan lebaran, Trump mengatakan masjid juga harus buka dan berharap umat Muslim dalam kondisi baik.

"Ya, termasuk masjid. Saya berharap mereka (umat Muslim) baik-baik saja. Sangat baik," ujarnya.

Masjid di AS mulai tutup pada Maret lalu. Majelis Pimpinan Islami New York meminta jemaah untuk beribadah di rumah. Pada bulan yang sama, Dar Al-Hijrah di Washington, D.C. juga memutuskan tutup sementara akibat pandemi.

Sumber: Liputan6 (mdk/pan)

Baca juga:
Donald Trump Asyik Main Golf Saat Kasus Kematian Covid-19 Mendekati 100.000
Lagi, Donald Trump Salahkan China & Kaitkan Virus Corona Dengan Pembunuhan Massal
Wapres AS Mengaku Tidak Minum Obat Anti-Malaria Setelah Trump Mengaku Meminumnya
Trump Mengaku Minum Obat Anti-Malaria Meski Ahli Sebut Punya Efek Samping Berbahaya
Ketika Para Pakar Bantah Trump: Butuh Keajaiban Vaksin Covid-19 Tersedia Akhir 2020
Warga Keracunan di AS Meningkat Sejak Pernyataan Trump Soal Suntikan Disinfektan
Ada Jam Pengingat Kematian Trump di New York

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami