Dua Warga Jepang Ditangkap Diduga Bergabung ISIS

DUNIA | 4 Juli 2019 10:48 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Untuk pertama kalinya kepolisian Jepang menangkap dua warganya yang diduga akan bergabung dengan kelompok teroris ISIS pada Rabu (3/7). Menurut polisi, ini adalah kasus pertama di negara tersebut.

"Polisi Tokyo merujuk dua orang kepada jaksa penuntut karena berencana melakukan perjalanan ke Suriah sebagai antek kelompok anti-pemerintah," kata seorang juru bicara kepolisian kepada AFP seperti dikutip dari The Straits Times, Kamis (4/7).

Juru bicara itu menambahkan, tiga orang lainnya juga dirujuk ke jaksa, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Salah satu dari lima orang yang ditangkap, menurut media lokal, berusia 31 tahun yang berencana melakukan perjalanan ke Suriah pada 2014. Kepada polisi dia mengungkapkan ingin bergabung dengan ISIS untuk bekerja sebagai militan.

Empat lainnya termasuk jurnalis lepas veteran, Kosuke Tsuneoka dan sarjana hukum Islam, Ko Nakata, yang tampaknya dikonsultasikan oleh sang murid -- pria 31 tahun di atas -- tentang perjalanan ke Suriah.

Awal tahun ini, pemerintah Jepang memerintahkan Tsuneoka untuk menyerahkan paspornya saat ia bersiap untuk pergi ke Yaman. Langkah itu muncul di tengah perdebatan di Jepang tentang apakah wartawan harus dicegah pergi ke zona perang, setelah penangkapan dan pembebasan seorang wartawan Jepang di Suriah tahun lalu.

Reporter: Tanti Yulianingsih
Sumber: Liputan6 (mdk/pan)

Baca juga:
Kelompok Bersenjata Serang Kamp Militer di Niger, 18 Orang Tewas
Fakta-Fakta Penembakan di Depan Masjid Prancis
Pengadilan Irak Vonis Perempuan Indonesia Penjara 15 Tahun karena Gabung ISIS
Kesaksian Mengerikan Para Korban Perbudakan Seks ISIS
Hati-Hati Begini Cara ISIS Rekrut WNI, Jangan Sampai Tergoda
Menhan Sebut Militan ISIS Kembali ke Negara Asal Jadi Ancaman Utama

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.