Dubes Iran Tegaskan Negaranya Tidak Ingin Memulai Perang

Dubes Iran Tegaskan Negaranya Tidak Ingin Memulai Perang
DUNIA | 21 Januari 2020 14:09 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Azad hari ini bertemu dengan Menko Polhukam RI Mahfud Md di Jakarta. Salah satu yang dibicarakan mengenai konflik antara Iran dan Amerika Serikat.

"Untuk semua negara di dunia ingin mengetahui keadaan terakhir terkait perkembangan di wilayah Timur Tengah," kata Azad di kantor Menko Polhukam, Jakarta, Selasa (21/1).

Dia menjelaskan, Iran tengah mengalami gejolak ekonomi. Terlebih pasca serangan AS beberapa waktu lalu. Meski demikian, dirinya menuturkan, Iran tak menghendaki adanya perang.

"Tentu Iran tidak akan ingin berperang, tidak akan ingin mulai berperang. Dan dalam keadaan seperti ini, juga Iran mengadakan sebuah forum dialog, namanya Teheran Dialog Forum yang mengajak kerja sama seluruh negara-negara kawasan untuk memelihara keamanan dan perdamaian," ungkap Azad.

1 dari 1 halaman

Selain masalah tersebut, dia menuturkan banyak hal lain juga yang dibicarakan dengan Menteri Mahfud.

"Seperti yang diketahui Iran dan Indonesia telah memulai hubungan diplomatiknya sejak 1950-an, dan tahun 2020 kami akan merayakan 70 tahun hubungan diplomatik. Tentu ingin meningkatkan kerjasama kami dengan Indonesia di berbagai dimensi," jelas Azad.

Saat disinggung soal kerja sama pertahanan, pihaknya masih menunggu jadwal Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

"Di bidang pertahanan kami masih menunggu jadwal pertemuan dengan bapak Prabowo tentunya. Iran memiliki pengalaman yang baik di bidang pertahanan, jika Indonesia tertarik, tentu kami bisa bekerjasama dengan Indonesia," pungkasnya.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Sumber: Liputan6.com (mdk/pan)

Baca juga:
Dendam Kesumat Iran pada Amerika Serikat
'Hollywood Selama Bertahun-tahun Menggambarkan Iran Sebagai Negara Penjahat'
Dua Roket Jatuh Dekat Kedutaan Besar Amerika di Irak
Sebut AS Pengecut, Iran Bersumpah akan Balas Kematian Sulaimani Secara Jantan
Serangan Siber AS dan Israel Sebabkan Jatuhnya Pesawat Ukraina di Iran?
Sepak Terjang Ismail Qaani, Pemimpin Baru Garda Revolusi Iran

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami