Dubes RI: 9 WNI di Spanyol Positif Covid-19

Dubes RI: 9 WNI di Spanyol Positif Covid-19
DUNIA | 1 April 2020 15:15 Reporter : Iqbal Fadil

Merdeka.com - Duta Besar Indonesia untuk Spanyol Hermono mengungkapkan ada sembilan warga negara Indonesia (WNI) terjangkit virus corona di negara itu. Jumlah WNI yang tercatat resmi di seluruh Spanyol ada 1.468 orang.

"Saat ini tercatat 9 orang terjangkit COVID-19, sebanyak 2 dirawat di rumah sakit, 6 menjalani karantina mandiri di rumah, dan 1 sudah dinyatakan sembuh," ujar Dubes Hermono saat dihubungi Antara di Jakarta, Rabu (1/4).

Hermono mengatakan, di Madrid sendiri ada sekitar 400 orang WNI yang mayoritas bekerja dan menikah dengan warga Spanyol. Sejak 14 Maret 2020, Spanyol mengeluarkan status "Negara Dalam Keadaan Waspada" atau State of Alarm selama 15 hari dan sudah diperpanjang 15 hari lagi.

Salah satu konsekuensinya seluruh wilayah diberlakukan lockdown atau karantina wilayah.

"Mulai Senin (30/3) kemarin status lockdown diperluas. Pegawai yang boleh kerja hanya di sektor esensial saja. Selebihnya harus di rumah sampai tanggal 9 April 2020," ujar Dubes Hermono.

Karena status lockdown maka otomatis layanan sangat berkurang. Tetapi KBRI tetap buka untuk pelayanan yang sifatnya darurat.

"Sebagai upaya perlindungan, KBRI secara reguler berkomunikasi dengan wakil-wakil WNI di berbagai wilayah untuk memonitor keadaan mereka sekaligus mengingatkan agar tetap waspada. Kepada yang sakit, kita juga selalu memantau perkembangannya dan menawarkan bantuan yang diperlukan," ujar Dubes Hermono.

Secara umum, kata dia, kondisi WNI tidak ada masalah akibat pemberlakuan kebijakan karantina wilayah.

1 dari 1 halaman

85.195 Kasus Positif Corona

Sebanyak 12.298 petugas kesehatan di Spanyol positif terpapar virus corona, demikian wakil kepala darurat kesehatan Maria Jose Sierra saat konferensi pers pada Senin.

Angka itu setara dengan sekitar 14 persen dari 85.195 kasus COVID-19 di negara tersebut, kurang lebih jumlah yang sama seperti pekan lalu, seperti dikutip Reuters.

Spanyol memasuki pekan ketiga karantina total pada Minggu, saat pemerintah menyetujui penguatan langkah-langkah untuk mengatasi pandemi corona dan melaporkan 838 kematian akibat virus itu yang menjadikan total kematian mencapai 6.528.

Spanyol menjadi negara kedua dengan jumlah kematian tertinggi setelah Italia. Negara itu juga melaporkan peningkatan infeksi corona menjadi 78.797 kasus dari 72.248 kasus sehari sebelumnya. (mdk/bal)

Baca juga:
5 Negara dengan Kasus Kematian Tertinggi Akibat Covid-19, China Bukan Nomor 1
5 Fakta Tradisi Tepuk Tangan di Spanyol, Apresiasi untuk Tenaga Medis
Cetak Kematian Tertinggi Kedua di Dunia, Spanyol Lakukan Drive Thru Covid-19
Dokter, Perawat di Eropa dan Amerika Pakai Plastik Sampah Hadapi Pandemi Corona
Spanyol Kerahkan Tentara Militer Perangi Wabah Corona
Aksi Militer di Sejumlah Negara Ikut Perangi Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami