FBI Dakwa Sejumlah Agen China Mata-Matai Lawan Partai Komunis

FBI Dakwa Sejumlah Agen China Mata-Matai Lawan Partai Komunis
DUNIA | 29 Oktober 2020 17:04 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Lima orang ditangkap di AS, dituduh menargetkan penentang Partai Komunis China. Lima orang ini, dan tiga lainnya diyakini berada di China, menghadapi dakwaan karena mencoba memaksa orang-orang kembali ke China untuk menghadapi hukuman.

Mereka yang didakwa disebut sebagai bagian operasi Foxhunt, yang China katakan menargetkan buronan tapi para kritikus mengatakan yang ditargetkan adalah lawan atau penentang partai komunis.

FBI mengatakan China "melanggar norma dan hukum kiri dan kanan". Demikian dikutip dari BBC, Kamis (29/10).

Dokumen pengadilan mengatakan para tersangka didakwa dengan tindakan konspirasi sebagai agen ilegal Republik Rakyat China.

Enam tersangka juga menghadapi dakwaan konspirasi tambahan, karena melakukan pembuntutan atau pengejaran internasional dan antar negara bagian.

Dokumen itu menyebutkan para tersangka mengawasi para lawan partai komunis dan berusaha memaksa mereka kembali ke China.

"Dakwaan hari ini mencerminkan contoh lain kelakuan pelanggaran hukum China yang terus menerus dan menyebar luas - dan kami menolak mentolerirnya," kata Direktur FBI, Christopher Wray.

"Sederhananya begini: Memalukan China berpikir dia bisa datang ke tanah kami, melaksanakan operasi ilegal, dan memaksa orang-orang di sini di AS memenuhi keinginan mereka."

Baca Selanjutnya: Para agen yang didakwa dituduh...

Halaman

(mdk/pan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami