Filipina dan India Laporkan Kasus Pertama Virus Corona

Filipina dan India Laporkan Kasus Pertama Virus Corona
DUNIA | 30 Januari 2020 17:56 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Jumlah kasus yang dikonfirmasi mengenai virus corona dari Wuhan terus meningkat di seluruh dunia. Saat ini Filipina dan India melaporkan kasus pertama di negara masing-masing.

Menteri Kesehatan Filipina Francisco Duque mengatakan pasien di negaranya yang terjangkit virus corona itu adalah seorang wanita berusia 38 tahun dari China yang tiba di Filipina dari Wuhan pada 21 Januari 2020. Pasien mulai mengalami gejala batuk pada 25 Januari dan berkonsultasi dengan dokter di rumah sakit pemerintah.

Pejabat di Departemen Kesehatan mengirim sampelnya ke Laboratorium Referensi Penyakit Menular Victoria di Melbourne, Australia, sampel ini akan diuji dan dikonfirmasi bahwa pasien positif terinfeksi virus corona dari Wuhan. Sekretaris Kesehatan mengatakan pasien saat ini tidak menunjukkan gejala apapun.

Departemen Kesehatan menekankan dalam situasi yang berkembang saat ini, masyarakat didesak untuk memakai masker dan menghindari tempat-tempat ramai jika mereka mengalami gejala, seperti batuk dan demam.

1 dari 1 halaman

India

Tak hanya Filipina, India juga telah mengonfirmasi kasus pertama virus corona.

Kementerian Kesehatan dan Keluarga India mengatakan pasien adalah seorang mahasiswa di negara bagian selatan Kerala dan sedang belajar di Universitas Wuhan. Mereka menyatakan bahwa pasien dites positif terinfeksi virus corona dan dia saat ini dalam isolasi di rumah sakit.

Tidak ada rincian lebih lanjut yang diberikan tentang pasien, seperti halnya usia atau pun jenis kelamin, tetapi kementerian mengatakan jika pasien stabil dan diawasi secara ketat.

Kasus pertama India pasti akan meningkatkan kekhawatiran lebih lanjut tentang penyebaran virus corona secara global, terutama bagi masyarakat India.

Perlu di ingat bahwa China dan India saat ini menyumbang sekitar 37 persen dari seluruh populasi dunia(sekitar 7,7 miliar orang). China mempunyai populasi 1,4 miliar jiwa dan India sekitar 1,3 miliar.

Reporter Magang : Roy Ridho (mdk/pan)

Baca juga:
Cegah Penyebaran Virus Corona, Pemerintah Moratorium Impor Produk Pertanian China
Wabah Virus Corona, Xiaomi Tutup Toko Fisik Mi Store
Khawatir Virus Corona, Anggia Chan Ngaku Was-was Saat Liburan di Jepang
Jack Ma Sumbang Rp196 miliar untuk Bantu Temukan Vaksin Virus Corona
Dua Pasien RSHS Dinyatakan Negatif Virus Corona, Satu Masih di Ruang Isolasi
Rapat Selesai, Menlu Lapor Jokowi Soal Opsi Evakuasi WNI dari Wuhan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami