Gadis ini ngaku ayah tewas dalam kebakaran Tianjin demi dapat uang

DUNIA | 17 Agustus 2015 19:33 Reporter : Mustiana Lestari

Merdeka.com - Di balik tragisnya kebakaran di Tianjin, China masih ada orang yang tega memanfaatkannya demi keuntungan semata. Seorang gadis bernama Yang harus mendekam dalam jeruji besi karena terbukti menipu dan memanfaatkan belas kasihan orang-orang melalui jejaring sosial Weibo.

Dalam aplikasi tersebut, Yang mengunggah cerita kalau ayahnya hilang dalam tragedi kebakaran di Taijin. Dalam waktu singkat akun Weibo milik gadis berusia 19 tahun ini, langsung banyak pengikut dan banjir simpati.

Setelah berapa lama, Yang kembali menginformasikan kepada para pengikutnya bahwa ayahnya telah tewas. Lebih dari 3000 orang langsung berdonasi untuknya hingga Yang mendapat USD 14.000 atau sekitar Rp. 182 juta.

Beberapa mencurigai Yang lantas melaporkan ke polisi. Yang pun ditangkap di wilayah Fangchenggang, wilayah selatan Guangxi yang jauh dari Tianjin.

Pasca-ledakan dahsyat di Tianjin, pemerintah China memblokir 50 website dan 360 media sosial yang diduga menyebarkan desas-desus dan provokator. (mdk/rep)

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.