Gempa Guncang Iran, Getaran Terasa Sampai Dubai

Gempa Guncang Iran, Getaran Terasa Sampai Dubai
Gempa Iran. ©Reuters/ISNA
DUNIA | 24 Juli 2022 17:32 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Warga di sejumlah wilayah Uni Emirat Arab (UEA), termasuk Dubai, merasakan getaran setelah gempa bumi mengguncang Iran pada Sabtu.

Badan Meteorologi UEA (NCM) menyampaikan, walaupun gempa dirasakan warga, namun tidak ada dampak apapun di UEA.

Media Iran melaporkan dua gempa besar mengguncang Provinsi Hormozgan, mendorong pemerintah mengerahkan tim SAR ke daerah-daerah terdampak. Gempa tersebut berkekuatan 5,7 dan 5,8 magnitudo.

Pusat Kegempaan Eropa-Mediterania (EMSC) mengatakan satu gempa berkekuatan 5,5 magnitudo.

"Kami belum menerima laporan adanya kerusakan parah. Tapi sebagian besar kawasan diguncang gempa ini dan evaluasi terus berlangsung," jelas Ketua Bulan Sabit Merah Provinsi Hormozgan, Mokhtar Salahshour kepada televisi pemerintah, dikutip dari Al Arabiya, Minggu (24/7).

Gempa pada Sabtu ini terjadi setelah tiga gempa mengguncang Pulau Kish di Iran selatan pada 15 Juni, di mana getarannya juga terasa sampai Dubai dan sejumlah daerah di Teluk Arab.

Survei Geologi Amerika Serikat mengatakan dua gempa berkekuatan 4,7 magnitudo, disusul 5,3 magnitudo di lepas pantai dekat Selat Hormuz.

Iran terletak di patahan seismik besar dan rata-rata mengalami satu gempa bumi dalam sehari.

Pada 2003, gempa berkekuatan 6,6 magnitudo meluluhlantakkan kota Bam yang bersejarah, menewaskan 26.000 orang. Gempa berkekuatan 7 magnitudo mengguncang Iran barat pada 2017 menewaskan lebih dari 600 orang dan melukai lebih dari 9.000 orang. (mdk/pan)

Baca juga:
Nestapa Warga Iran Setelah Gempa Kuat Meratakan Desa Sayeh Khosh
Potret Korban Gempa di Afghanistan Jalani Hidup Sulit
Ilmuwan Jelaskan Mengapa Banyak Terjadi Gempa Dahsyat di Afghanistan
Gempa Afghanistan, Korban Selamat Gali Reruntuhan dengan Tangan
Gempa 6,2 skala Richter guncang Iran
Gempa Iran tewaskan 10 warga Pakistan

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini