Gubernur Beirut Sebut Kerusakan Akibat Ledakan Lebih dari USD5 Miliar

Gubernur Beirut Sebut Kerusakan Akibat Ledakan Lebih dari USD5 Miliar
DUNIA | 6 Agustus 2020 12:45 Reporter : Iqbal Fadil

Merdeka.com - Gubernur Beirut Marwan Abboud mengatakan masih terlalu dini untuk menentukan berapa banyak kerusakan yang disebabkan oleh ledakan yang melanda Lebanon pada Selasa lalu. Namun dia mengatakan satu pelabuhan akan menelan biaya perbaikan setidaknya USD3 miliar.

"Ini terlalu dini karena setiap detik kita melihat semakin banyak hal yang dihancurkan. Tetapi perkiraan kasar akan lebih dari USD5 miliar," kata Abboud kepada Al Arabiya English, seperti dikutip Kamis (6/8).

Abboud memeriksa kerusakan di Pelabuhan Beirut, di mana 2.750 ton amonium nitrat disimpan tanpa kontrol keamanan, menurut pejabat Libanon.

Ledakan di Pelabuhan Beirut menghancurkan seluruh lingkungan kota dan telah menewaskan lebih dari 130 orang dan melukai lebih dari 5.000.

Sebelumnya pada hari itu, Abboud mengatakan kepada LBCI bahwa antara 250.000 dan 300.000 orang sekarang tanpa rumah karena ledakan tersebut.

Para insinyur dan tim teknis belum melakukan penilaian resmi, katanya, seraya menambahkan bahwa kerusakan akibat ledakan di daerah pelabuhan tampaknya telah meluas ke lebih dari setengah kota.

Menteri Kesehatan Hamad Hassan mengatakan daftar bantuan yang dibutuhkan telah disusun dan dikirim ke beberapa negara. Negara-negara di seluruh dunia mengatakan mereka siap membantu Lebanon pulih dari ledakan. (mdk/bal)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami