Guru di Inggris ancam siswa Yahudi dengan kamar gas

DUNIA | 14 April 2014 10:21 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Seorang guru di sekolah perempuan North London Collegiate Ibu Kota London, Inggris, meminta maaf kepada seorang siswa Yahudi, 17 tahun, karena kata-katanya bernada rasis saat siswa itu menyerobot antrean makan malam di sekolah.

Orang tua siswa Yahudi itu dua hari lalu meminta kepala sekolah menjelaskan kepada publik tentang pernyataan sang guru yang mengatakan putri mereka akan dimasukkan ke salah satu kamar gas, seperti dilansir surat kabar Haaretz, Ahad (13/4).

Peristiwa itu terjadi pada Januari lalu seperti dilaporkan harian Daily Mail kemarin.

Keluarga Yahudi itu hingga kini tetap tidak ingin diketahui identitasnya.

Guru sekolah itu dilaporkan sudah meminta maaf tapi pihak sekolah belum menjelaskan kepada khalayak dan memberikan sanksi kepada guru itu.

Pernyataan sekolah hanya menyebutkan mereka mengetahui ada tuduhan pernyataan yang menghina dari salah satu guru.

"Jangan menyerobot atau saya akan membawa kamu ke belakang antrean atau ke salah satu kamar gas," ujar guru itu seperti diucapkan ayah siswa itu. Kalimat itu sempat terdengar beberapa siswa dalam antrean.

Pihak sekolah kini masih menyelidiki kasus ini dan tengah mencari penasihat hukum.

Menurut Daily Mail keluarga siswa yang lain melaporkan kejadian ini kepada komunitas Yahudi di Inggris.

"Kami sedang bekerja sama dengan semua pihak buat menuntaskan kasus ini," kata Mark Gardner, direktur komunitas Yahudi Inggris.

(mdk/fas)

TOPIK TERKAIT