Habis Pemblokiran Terbitlah Video Pembantaian Demonstran

Habis Pemblokiran Terbitlah Video Pembantaian Demonstran
DUNIA | 12 Juli 2019 06:37 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Selasa lalu layanan Internet di Sudah akhirnya dipulihkan setelah sebelumnya diblokir pemerintahan junta militer menyusul unjuk rasa massa pro-demokrasi.

Setelah pemblokiran selama sebulan dicabut akhirnya sejumlah video memperlihatkan pasukan paramiliter Sudan yang menggunakan kekerasan untuk membubarkan massa pro-demokrasi beredar luas. Dalam peristiwa 3 Juni itu lebih dari 100 orang tewas dan 500 lainnya luka. Menurut sejumlah dokter, mayat-mayat pengunjuk rasa itu kemudian dibuang ke Sungai Nil.

Banyak aktivis menyerukan agar video-video kekerasan pasukan keamanan itu disebarkan ke dunia maya. Massa berunjuk rasa turun ke jalan menuntut dewan militer berbagi kekuasaan dengan kaum sipil setelah Presiden Umar al-Bashir yang berkuasa selama tiga dekade dilengserkan.

Dalam video itu massa berlarian menghindari tembakan dari pasukan paramiliter.

Dalam video lain, Pasukan Pendukung Cepat (RSF), cabang dari milisi Janjaweed, terlihat memukuli dan menendang para demonstran.

"Terpukul sekali melihat video di Sudan ketika pembubaran demonstran dengan kekerasan ini terjadi. Apalagi setelah kesepakatan dicapai. Kenyataan ini sulit dipercaya," kata seorang pengguna Twitter, seperti dilansir laman Al Araby, Kamis (11/7).

Pihak militer dan para pemimpin pro demokrasi pekan lalu mencapai kesepakatan untuk membentuk dewan gabungan yang akan mengelola pemerintahan selama tiga tahun ke depan sebelum pemilu digelar.

Dewan itu nantinya akan memuat lima perwakilan sipil dan lima personel militer. Tujuh tempat lagi akan diisi oleh warga sipil yang dipilih oleh kedua pihak. (mdk/pan)

Baca juga:
Militer Sudan dan Massa Oposisi Capai Kesepakatan Pembagian Kekuasaan
Militer Sudan Dituding Melakukan Kekerasan Seksual Saat Bubarkan Paksa Demonstran
Ini Cerita di Balik Tagar #BlueforSudan Mendadak Mendunia
Sudan Tangkap Tentara yang Dianggap Terlibat Pembunuhan Demonstran
Demonstran Sudan Serukan Pembangkangan Sipil di Ibu Kota Usai 4 Orang Tewas
Tuntut Rezim Militer Mundur, Uni Afrika Bekukan Keanggotaan Sudan

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami