Hadapi Sidang Vonis, Penembak Masjid di Selandia Baru Pecat Pengacara

Hadapi Sidang Vonis, Penembak Masjid di Selandia Baru Pecat Pengacara
Brenton Tarrant. ©Pool TVNZ
DUNIA | 14 Juli 2020 17:03 Reporter : Iqbal Fadil

Merdeka.com - Pelaku penembakan dua masjid di Selandia Baru, Brenton Tarrant memecat kedua pengacaranya pada hari Senin dan menyatakan mewakili dirinya dalam persidangan pembacaan vonis yang akan berlangsung 24 Agustus mendatang. Keputusan ini menimbulkan kekhawatiran jika Tarrant akan mempromosikan kembali pandangan supremasi kulit putihnya saat persidangan.

Brenton Tarrant akan divonis atas 51 hukuman pembunuhan, 40 percobaan pembunuhan dan satu kejahatan terorisme yang timbul dari pembantaian tahun lalu, penembakan massal terburuk dalam sejarah modern Selandia Baru. Dia mengaku bersalah atas semua tuduhan itu.

Pada sidang pra-hukuman pada hari Senin, hakim Pengadilan Tinggi Cameron Mander mengizinkan pengacara Tarrant, Shane Tait dan Jonathan Hudson, untuk menarik diri dari persidangan atas permintaan klien mereka.

Namun, hakim memerintahkan pengacara cadangan akan tersedia bulan depan jika Tarrant - yang muncul di pengadilan Christchurch melalui tautan video dari penjara Auckland - berubah pikiran.

Baca Selanjutnya: Munculkan Trauma Korban...

Halaman

(mdk/bal)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami