Harapan Itu Datang dari Israel

Harapan Itu Datang dari Israel
vaksinasi di israel. ©Amir Cohen/Pool/AFP
DUNIA | 27 Januari 2021 08:35 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Setahun berlalu sejak pandemi Covid-19 mengubah segalanya. Setelah vaksin ditemukan berbagai negara di dunia berlomba untuk segera menggelar program vaksinasi massal untuk meredam dan menghentikan laju penularan virus corona. Namun para ahli masih belum yakin apakah vaksin mampu mengubah arah pandemi.

Harapan itu muncul di Israel. Negara yang memimpin di urutan teratas paling banyak memvaksinasi warganya memperlihatkan kabar gembira. Data awal menyatakan angka penularan turun signifikan setelah suntikan dosis pertama dan angkanya melebihi dari harapan setelah dosis kedua.

Para ahli memperingatkan data yang berdasarkan vaksin Pfizer-BioNTech itu masih berupa awalan dan belum teruji secara klinis. Meski begitu Dr Anat Ekka Zohar, wakil presiden Maccabi Health Service, salah satu organisasi kesehatan Israel yang merilis data awal menyebut kabar ini "menggembirakan".

Dalam laporan awal pertama, Clalit, dana kesehatan terbesar Israel, membandingkan data 200.000 orang berusia 60 tahun atau lebih yang mendapat vaksin dosis pertama dengan 200.000 orang yang belum diberi vaksin. Hasilnya setelah 14 hingga 18 hari usai disuntik vaksin, separuh dari mereka yang sudah diberi vaksin 33 persen tidak tertular Covid-19.

Di saat yang sama, lembaga penelitian Maccabi menemukan ada penurunan signifikan penularan setelah suntikan vaksin dosis pertama. Penurunannya sekitar 60 persen dari 430.000 yang disuntik setelah 13 hingga 21 hari mereka mendapat vaksin.

Maccabi tidak merinci kelompok usia mana yang diberi vaksin itu atau membandingkan dengan data yang lain.

Kemarin Kementerian Kesehatan Israel dan Maccabi merilis data baru orang yang sudah mendapat dua dosis vaksin dan hasilnya memperlihatkan efektivitas yang tinggi.

Baca Selanjutnya: Sudah lebih dari 40 persen...

Halaman

(mdk/pan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami