Hasil Analisis FDA Sebut Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson Aman dan Efektif

Hasil Analisis FDA Sebut Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson Aman dan Efektif
Ilustrasi Vaksin Covid-19. ©2020 REUTERS
DUNIA | 25 Februari 2021 15:09 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Dalam sebuah analisis yang dirilis pada Rabu, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) mengatakan, vaksin Covid-19 Johnson & Johnson telah memenuhi persyaratan untuk otorisasi penggunaan darurat.

Kemanjuran vaksin Johnson & Johnson mencegah sakit sedang/parah/kritis Covid-19 di seluruh wilayah geografis adalah 66,9 persen setidaknya 14 hari setelah dosis tunggal disuntikkan dan 66,1 persen setidaknya 28 hari setelah vaksinasi, menurut analisis, yang dimaksudkan untuk memberi pengarahan kepada Komite Penasihat Vaksin FDA dan Produk Biologis Terkait. Demikian dikutip dari CNN, Kamis (25/2).

Komite tersebut adalah kelompok independen yang memutuskan apakah vaksin ampuh dan aman. Setelah kelompok tersebut bertemu pada Jumat, kemudian akan dikeluarkan rekomendasi otorisasi kepada FDA, yang akan mengikuti rekomendasi tersebut.

Setiap kali menyetujui atau mengesahkan vaksin, FDA merilis analisis data uji klinis yang telah diserahkan perusahaan. Apa yang ditemukan FDA dalam data uji coba terlihat baik.

“Tak ada kekhawatiran spesifik terkait keamanan yang ditemukan dalam analisis sub kelompok per usia, ras, etnis, komorbiditas medis, atau infeksi SARS-CoV-2 sebelumnya,” jelas analisis tersebut.

Dalam dokumen pengarahan, FDA mengatakan pihaknya telah meninjau data tersebut dan memastikan data itu sesuai dengan rekomendasi yang ditetapkan dalam panduan Otorisasi Penggunaan Darurat untuk Vaksin untuk Mencegah Covid-19 FDA.

Baca Selanjutnya: Ampuh lawan varian Afrika Selatan...

Halaman

(mdk/pan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami