Hasil Tes Negatif, Pria di AS Ditagih Bayaran Rp49 Juta Untuk Tes Virus Corona

Hasil Tes Negatif, Pria di AS Ditagih Bayaran Rp49 Juta Untuk Tes Virus Corona
DUNIA | 26 Februari 2020 15:44 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Seorang pria dari Miami, Amerika Serikat (AS) mendapat tagihan medis sebesar USD 3.500 atau sekitar Rp49 juta setelah melakukan pemeriksaan virus corona setelah dia pulang dari China. Osmel Martinez Azcue kembali dari perjalanan dinas ke China bulan lalu dan mengalami gejala seperti flu.

Khawatir terinfeksi virus corona, pria tersebut memutuskan ke rumah sakit di Florida untuk diperiksa, menurut Miami Herald, seperti dikutip dari The Independent, Rabu (26/2).

Hasil pemeriksaan menunjukkan Azcue mengalami flu, bukan terinfeksi virus corona.

"Bagaimana mereka mengharapkan penduduk biasa berkontribusi untuk mengurangi potensi risiko penyebaran orang ke orang jika rumah sakit membebankan kami USD 3.270 untuk pemeriksaan darah sederhana dan pembersihan saluran nasal?" kata dia.

Rumah Sakit Jackson Memorial, tempat Azcue menjalani pemeriksaan menyampaikan kepada Miami Herald tagihan kepada Azcue tak hanya untuk pemeriksaan virus corona, tetapi ada sejumlah pemeriksaan lainnya. Namun tak disebutkan secara rinci apa saja pemeriksaan tersebut.

1 dari 1 halaman

Anggota Militer AS Terinfeksi Virus Corona

Korea Selatan melaporkan 169 kasus baru virus corona pada Rabu, termasuk salah seorang yang terinfeksi adalah tentara Amerika Serikat (AS). Otoritas kesehatan Korea Selatan menyiapkan rencana pemeriksaan 200.000 anggota gereja yang paling parah terjangkit wabah di negara itu.

Kasus baru ini mencatat jumlah total kasus virus corona di Korea Selatan menjadi 1.146. Jumlah ini diperkirakan akan meningkat seiring dengan rencana pemerintah memperluas pemeriksaan.

Dari sejumlah kasus baru, 134 ditemukan di kota Daegu, di mana terdapat sebuah cabang Gereje Yesus Shincheonji, yang dihubungkan dengan wabah ini berlokasi, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC).

Dikutip dari Reuters, Rabu (26/2), militer AS pertama kali melaporkan kasus virus corona pada Rabu, dimana seorang tentara berusia 23 tahun berbasis di Camp Carroll, sekitar 20 kilometer dari Daegu. Kamp itu juga dekat dengan pusat disabilitas yang terjangkit virus. (mdk/pan)

Baca juga:
Kamar Hotel di Bali Tempat WN Jepang Positif Corona Menginap Dikosongkan
Jokowi Soal Evakuasi WNI di Diamond Princess: Diplomasi Tak Semudah Itu
LIPI Khawatir Dampak Virus Corona Buat Harga Makanan Mahal Jelang Lebaran 2020
Jokowi Ungkap Alasan Dahulukan Evakuasi ABK World Dream daripada WNI Diamond Princess
Jokowi Sebut Evakuasi WNI di Kapal Diamond Princess Tidak Bisa Tergesa-gesa
Persiapan Operasi Karantina WNI Terinfeksi Corona dari Kapal World Dream
Pemerintah Bakal Beri Diskon Tiket Pesawat Sekitar Rp700.000 bagi Turis Asing

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami